Dikbud Sultra Menilai Lima Hari Sekolah Belum Efektif

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Damsid. (Foto:SULTRAKINI.COM)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Damsid. (Foto:SULTRAKINI.COM)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Damsid. (Foto:SULTRAKINI.COM)

KENDARI WN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara (Dikbud -Sultra) menilai, penerapan lima hari sekolah belum efektif terlaksana. Sebab  dari 17 kabupaten/kota di wilayah ini, belum semuanya juga merata di setiap sekolah.

“Saat ini masih lancar-lancar saja, menurut saya tidak ada keluhan, masalahnya ini kan kayak kebijakan ini karet kan, sementara Kementerian bilang lima hari sekolah, sekarang lagi tidak boleh katanya, nah kita juga bingung di lapangan. Bahkan di tingkat nasional bilangnya tidak disetujui lagi oleh Presiden dan sebagainya, jadi kita gak ngerti,” ucap Kepala Dikbud Sultra, Damsid, Selasa (3/10/2017) seperti dikutip dari SULTRAKINI.COM.

Bacaan Lainnya

belum adanya peraturan yang tidak jelas di tingkat pusat, kata dia , maka di tahun ajaran 2018-2019 penerapan lima hari sekolah di Sultra tidak akan ditindaklanjuti lagi sampai ada peraturan yang benar-benar nyata penerapannya.

“Kita tidak lanjutkan lagi dulu, yang ada saja dulu ini, yang ada saja ini bisa jadi kita kembalikan lagi pada yang semula enam hari sekolah kalau belum ada aturan yang jelas,” terang Damsid.

Secara nasional peraturan menteri (Permen) penerapan lima hari sekolah dinyatakan batal pasca adanya peraturan presiden (Perpres) tentang pendidikan karakter.(red )

Pos terkait