Diduga Mantan Bupati Konut Rugikan Negara , 2,7 Triliun

  • Whatsapp
Diduga Rugikan Negara Rp 2,7 Triliun, Ini Rincian Harta Kekayaan Aswad Sulaiman
kediaman  Aswad Sulaiman di Jalan Lumba-lumba, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. (Foto:SULTRAKINI.COM)
KENDARI WN-komisi pemberantasan korupsi(KPK) telah menetapkan mantan Bupati Konawe Utara(konut) Aswad Sulaiman sebagai tersangka atas  korupsi pertambangan yang diduga merugikan negara sebesar Rp 2,7 triliun pada Selasa (3/10/2017) .seperti dikutip dari SULTRAKINI.COM

Ia pun diduga telah menerima suap senilai Rp 13 miliar terkait pemberian izin kuasa pertambangan eksplorasi, eksploitasi, serta izin usaha pertambangan (IUP) operasi produksi nikel di Kabupaten Konawe Utara.

Bacaan Lainnya

Disinyalir hal tersebut dilakukanya saat menjabat pejabat Bupati Konawe Utara 2007-2009 dan Bupati Konawe Utara 2011-2016

sementara ini , berdasarkan data dari acch.kpk.go.id yang diakses SultraKini.com pada Rabu (4/10/2017), total harta kekayaan terakhir yang dilaporkan Aswad kepada KPK pada 3 Agustus 2015 tercatat sebesar Rp 3.865.440.552.

Ia pun memiliki  harta tak bergerak berupa tujuh bidang tanah dengan nilai mencapai Rp 1.247.260.740.

Tak cuma itu, ia juga memiliki harta bergerak berupa mobil Daihatsu Taruna, Toyota Corolla Altis, dan Kia Sportage yang nilai keseluruhannya mencapai Rp 313.620.000. Aswad juga mempunyai peternakan dan pertanian yang nilainya Rp 565.153.300. serta memiliki logam mulia dan benda bergerak lainnya seharga Rp 1.122.225.000. Kemudian giro dan setara kas Rp 617.181.512.

Atas perbuatannya tersebut, Aswad disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(red)

Pos terkait