Di Duga Dana BOK Tenaga Medis Puskesmas Polara Di Sunat

  • Whatsapp

 

ilustrasi(Foto:google)
LANGARA WN-pemotongan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) pada tenaga medis puskesmas polara kecamatan wawonii tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan
(Konkep) menuai masalah besar,pasalnya dana BOK yang seharusnya dinikmati oleh para tenaga medis kini disunat oleh oknum pejabat pada puskesmas tersebut.

Bacaan Lainnya

pemotongan dana BOK tersebut tidak sesuai dengan hasil kesepakatan antara tenaga medis dan bendahara pada puskesmas tersebut,dana yang di sunat sebesar 60
persen dari oknum pejabat dan 40 persen di berikan pada tenaga medis dinilai sangat tidak rasional.
“berdasarkan hasil kesepakatan pada rapat kami,40 persen itu untuk bendahara, sedangkan 60 persennya untuk kami.namun realitasnya kami hanya di beri 40
persen daan ini tidak sesui kesepakatan,” keluh tenaga medis di Puskesmas Polara, yang enggan di sebut namanya Rabu, (18/10).

Penerimaan dana BOK tidak sesui dengan hasil kerja tenaga medis yang berada di Kecamatan Wawonii Tenggara,Melewati jalan yang begitu ekstrim dan mendatangi
satu persatu rumah warga hanya untuk memberikan kesehatan serta jarak yang begitu jauh dari pusat Ibu Kota.

“Kami sudah penuhi kewajiban untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,Tetapi hak kami dipotong dengan alasan yang tidak masuk akal,” ujar
tenaga medis itu.

Perawat, Bidan dan Perawat Gizi itu, hanya meminta keadilan dengan adanya pemotongan 40 dan 60 persen. Para tenaga medis yang bekerja sekitar 60 Km dari
pusat Ibu Kota Langara,tidak begitu mempersoalkan kendala yang dihadapi saat memberikan pelayanan kesehatan kepada warga.

“Kami hanya meminta hak dan keadilan atas kerja kami Jangan potong hak kami dengan alasan yang tidak jelas,” ujarnya. Ditempat terpisah,

Sekretaris Dinas kesehatan (Sekdis-Dinkes )Konkep, Alno Berniat,berdalih bahwa pemotongan 40 dan 60 persen, hanya terdapat di dana Kapitasi Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial,Pemotongan tersebut jelas diatur dalam peraturan presiden (Perpres) nomor 32 tahun 2014 dan Peraturan Menteri Kesehatan
(Permenkes), tentang tata cara dan indikator bantuan dana Kapitasi tersebut.

“Kami tidak benarkan kalau ada pemotongan dana BOK 40 dan 60 persen,Pemotongan itu hanya ada didana Kapitasi. 40 persen untuk operasional dan 60 persenya
untuk jasa,” Kata Alno.

Dirinya berjanji akan mengecek langsung di Puskesmas Polara untuk mencari tau pemotongan hak perawat itu,”Saya akan turun cek langsung Dan akan memangil
seluruh Kepala Puskesmas dan Bendahara untuk mengevaluasi persoalan ini,”jelasnya.

Diketahuinya selama ini dana tersebut dipotong 30 persen dan 10 persen pajak,”Bendahara tidak melaporkan itu Yang saya tau potongan BOK itu hanya 30 persen
dan 10 persen pajak,”tandas Alno.
Laporan : Aldi Dermawan

Pos terkait