Kasus Dana BOK di Konkep Jalan di Tempat

  • Whatsapp

LANGARA, WN– Dana Bantuan Operasional Keshetan (BOK) yang di kucurkan setiap empat bulan sekali itu harus mendapat sunatan dari oknum Puskesmas Polara yang tidak bertanggung jawab, pada peruntukanya dana itu adalah Bantuan Operasional tenaga medis. Tidak disangka perjuangan para tenaga medis puskesmas Polara kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) mengabdikan diri demi kesehatan masyarkat setempat tidak sebanding dengan apa yang mereka terima.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, pada kesepakatan antara pihak medis dan bendahara puskesmas, potongan hanya ada 40 persen, namun kenyataan yang ada potongan pada dana tersebut sebesar 60 persen.

Tentunya hal ini tidak selaras, para tenaga medis yang bekerja sekitar 60 Km dari pusat Ibu Kota Kabupaten, dengan sedemikian rupa tantangan serta kendala di hadapi tidak menjadi soal bagi mereka, semata hanya untuk demi memberikan pelayanan kepada masyarakat setempat, akan tetapi tak ada keadilan yang mengahampiri perjuangan mereka.

Berdasarkan pernyataan sekertaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Konkep Alno Berniat, bahwa tidak di benarkanya bila mana ada pemotongan dana BOK 40 dan 60 persen, kata dia, Pemotongan itu hanya ada di dana Kapitasi. 40 persen untuk operasional dan 60 persenya untuk jasa, Kata Alno, saat di konfirmasi 18 Oktober lalu.

Namun sampai hari ini, sabtu 04/11 persoalan dana BOK tidak memiliki kejelasan akan tindak lanjut seakan jalan di tempat.

“Sampai hari ini persoalan dana BOK belum ada kepastian atau kejelasan bahkan persoalan dana tersebut di angggap selesai, bagai mana mungkin kami mau nyatakan selesai, hak kami pun belum utuh kami terima,” jelas salah seorang tenaga medis Puskesmas Polara yang enggan di sebut namanya.

 

Laporan: Aldi Dermawan

Pos terkait