Dewan Konkep Serap Aspirasi masyarakat Saat Reses

  • Whatsapp
Anggota DPRD Konkep Untung Taslim saat reses di Kecamatan Wawonii Timur (Foto: Aldi Dermawan/WN)
Anggota DPRD Konkep Untung Taslim saat reses di Kecamatan Wawonii Timur (Foto: Aldi Dermawan/WN)
Anggota DPRD Konkep Untung Taslim saat reses di Kecamatan Wawonii Timur Laut Desa Dimba (Foto: Aldi Dermawan/WN)

 

LANGARA, WN – Reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menyerap aspirasi masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Aspirasi masyarakat diantaranya, Masyarakat Desa Mata Dimba dan Puurau Kecamatan Wawonii Timur Laut.

Anggota Dewan Konkep Untung Taslim mengatakan, Saat reses di Desa Mata Dimba dan Puurau Masyarakat setempat mengusulkan diadakan bedah rumah dan pembangunan talut penahan gelombang.

Anggota DPRD Konkep saat melakukan reses mengunjungi pembangunan saran air bersih (Foto: Aldi Dermawan/WN)
Anggota DPRD Konkep Untung Taslim saat melakukan reses mengunjungi pembangunan sarana air bersih (Foto: Aldi Dermawan/WN)

“Masyarakat disana mengusulkan harus diadakan bedah rumah sebanyak 35 rumah memang sudah tidak layak huni,” Ucapnya Senin (13/11/2017).

Ditambahkannya, Kemudian pembangunan talut penahan gelombang, di usulkan masyarakat sebab telah terjadi abrasi pantai serta beberapa rumah warga yang berada disekitaran pantai pun terancam.

“Di Mata Dimba abrasi pantai sudah terjadi sehingga Masyarakat di sana meminta segera di adakan talut tersebut, ada beberapa rumah yang berada di dekat pantai pun terancam, akibat gelombang yang kian terus menghantam,” Jelasnya.

Anggota DPRD Konkep Saat menerima Aspirasi Masyarakat (Foto: Aldi Dermawan/WN)
DPRD Konkep Saat menerima Aspirasi Masyarakat di Desa Dimba (Foto: Aldi Dermawan/WN)

Berbeda halnya hasil reses Anggota DPRD Konkep lainya diantaranya Mustaman, saat melakukan reses di Desa Labeau Kecamatan Wawonii Utara, daptakan keluhan Masyarakat terkait Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Masyarakat setempat banyak keluhkan terkait guru yang sudah PNS akan tetapi malas dalam menjalankan tugasnya, berdasarkan keterangan masyarakat setempat yang rajin itu hanya guru honorer, dan itu terbukti di SD Labeau,” Kata Mustaman. (Advertorial)

 

 

Laporan: Aldi Dermawan

Pos terkait