RAPBD 2018, Pemda Konkep Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

  • Whatsapp
Sekda Konkep Cecep Trisnajayadi dan Wakil Ketua I Dewan Konkep Abd Rahman, saat Pembahasan RAPBD 2018 di Imferial Kendari (Foto: Imam Pardi/WN)
Sekda Konkep Cecep Trisnajayadi dan Wakil Ketua I Dewan Konkep Abd Rahman, saat  Pembahasan RAPBD 2018 di Imferial Kendari (Foto: Imam Pardi/WN)
Sekda Konkep Cecep Trisnajayadi dan Wakil Ketua I Dewan Konkep Abd Rahman, saat Pembahasan RAPBD 2018 di Imferial Kendari (Foto: Imam Pardi/WN)

LANGARA, WN-Memasuki tahun ketiga pemerintahan Ir H Amrullah MT dan Andi Muh Lutfi SE MM tahun 2018 pihaknya fokus meningkatkan pelayanan kesehatan, mutu pendidikan dan infrastruktur jalan. Untuk mewujudkan peningkatan pelayanan kesehatan maka upah honorer baik Medis dan Paramedis dinaikkan. Begitupun dengan mutu pendidikan tingkat SD, SMP dan SMA guru honorernya diberi kenaikan gaji. Untuk kelanjutan biaya pendidikan para mahasiswa, maka pihak pemerintah setempat tetap menganggarkan dana cerdas wawoniiku senilai Rp 6 miliar. Untuk infrastruktur jalan, maka pemda juga tetap mengutamakan pengaspalan jalan serta membuka akses jalan penghubung antar desa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Konkep, Ir H Cecep Trisnajayadi MM mengungkapkan usai penetapan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di kota Kendari belum lama, bahwa tiga item yang menjadi perhatian khusus pak bupati yakni peningkatan pelayanan kesehatan, mutu pendidikan dan infrastruktur harus dikawal dengan serius.

Bacaan Lainnya

Sekda Konkep Cecep Trisnajayadi dan Wakil Ketua I Dewan Konkep Abd Rahman, saat Pembahasan RAPBD 2018 di Imferial Kendari (Foto: Imam Pardi/WN)
Sekda Konkep Cecep Trisnajayadi dan Wakil Ketua I Dewan Konkep Abd Rahman, saat Pembahasan RAPBD 2018 di Imferial Kendari (Foto: Imam Pardi/WN)

Cecep mengatakan meski kondisi keuangan tahun 2018 mengalami penurunan sebesar enam miliar bukan berarti menghambat laju pembangunan. Pada dasarnya kemajuan pembangunan tahun 2018 dilihat dari kecakapan para pimpinan SKPD serta dukungan masyarakat. Masyarakat harus turut serta mendukung program pemerintah, jangan malah dihalang-halangi.

Postur APBD tahun 2018 sebesar 513 Miliar, mengalami penurunan enam miliar dimana tahun 2017 APBD sebesar Rp 519 miliar lebih. “Harapan kita semua sebagai masyarakat Konawe Kepulauan di tahun ketiga pemerintahan pak bupati maka pembangunan dari segala sektor harus di optimalkan. Jika ini terwujud maka penurunan angka kemiskinan bisa berkurang dan akan meningkat nilai kesejahteraan,” ungkapnya.

Anggota DPRD Konkep saat mengikuti Pembahasan RAPBD 2018 di Imferial Kendari (Foto: Imam Pardi/WN)
Anggota DPRD Konkep saat mengikuti Pembahasan RAPBD 2018 di Imferial Kendari (Foto: Imam Pardi/WN)

Sekda Konkep juga mengatakan, para pimpinan SKPD harus lebih kreatif dan disiplin dalam bekerja. Begitupun juga mulai dari pejabat tingkat bawah baik desa, lurah, camat mesti giat bekerja mendukung laju pembangunan. “Kita bercita-cita besar agar daerah ini bisa lebih maju dan setara dengan daerah-daerah yang sudah lebih dulu menjadi Kabupaten, ” harapnya. (Adventorial)
Laporan: Imam Pardi

Pos terkait