Dua Kecamatan di Konkep Terancam Ditambang

  • Whatsapp
Kepala Bappeda Konkep, Abd Halim (Foto: Aldi Dermawan/WN)
Kepala Bappeda Konkep, Abd Halim (Foto: Aldi Dermawan/WN)
Kepala Bappeda Konkep, Abd Halim (Foto: Aldi Dermawan/WN)

LANGARA, WN – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara menyatakan bahwa wilayah tersebut tak memiliki ruang untuk ditambang sebab hal itu berdasarkan status Rencana Tata Ruang Wilayah (RT/RW) Konkep. Pasalnya, Sejak 2014 lalu telah ada 18 izin usaha pakai (IUP) pertambangan yang telah diterbitkan

“Kemarin berdasarkan status RT/RW kita bahwa konkep tdak memiliki ruang untuk ditambang namun, hal itu terbantahkan atas regulasi yang di keluarkan belum lama ini, bahwa wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Seluruh Kabupaten Kota selain wakatobi itu wajib tambang,” Jelas Kepala Bappeda Konkep, Abdul Halim, Senin (22/1/2018).

Bacaan Lainnya

Ditambahkanya, dua IUP tambang telah diterbitkan dan siap tambang, di antaranya Kecamatan Kecamatan Wawonii Tengah dan Kecamatan Wawonii Tenggara. Namun dirinya menolak hal tersebut. Sebab kata dia, hadirnya tambang akan menuai penolakkan dari warga setempat. Misalnya, penolakkan warga Wawonii atas hadirnya tambang di daerahnya.

“Dua kecamatan itu siap ditambang, sejak pertemuan di provinsi kemarin saya sangat menolak masuknya tambang di wawonii, dan saya coba rasionalKan bahwa masyarakat kita sangat tidak mendukung serta haram bagi masyarakat wawonii untuk menerima masuknya tambang, dengan adanya beberapa kejadian seperti contoh Pembakaran tambang yang terjadi kemarin,” Ungkapnya.

Kata dia, IUP itu dikeluarkan saat Wawonii masih bergabung dengan Kabupaten Konawe.

“Izin itu keluar saat Wawonii Masih gabung di Konawe. Saya pun sebagai anak daerah Wawonii sangat tidak menginginkan tambang hadir di Wawonii,” Terang Halim.

 
Laporan: Aldi Dermawan

Pos terkait