Berkas Diambil Penyidik, Diduga Ada Aroma Korupsi Pada Ganti Rugi Lahan Pembuatan TPA

  • Whatsapp
Kepala Bagian Pemerintahan Mahyun Halulanga (Foto: Aldi Dermawan/WN)
Kepala Bagian Pemerintahan Mahyun Halulanga (Foto: Aldi Dermawan/WN)
Kepala Bagian Pemerintahan Mahyun Halulanga (Foto: Aldi Dermawan/WN)

LANGARA, WN-Rencana pembangunan tempat pembuangan akhir sampah (TPA) di Desa Morobea, Kecamatan Wawonii Tengah, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara telah kaji Universitas Hasanuddin selaku pihak akademisi. Namun persoalan penyalurannya ganti rugi lahan masyarakat masih simpang siur.

“Untuk pembebasan lahan masyarakat atas pembuatan TPA itu, ada dana ganti ruginya. Karena dulu Dinas Perumahan dan Pemukiman Konkep belum ada, maka anggaran tersebut ada pada bagian pemerintahan. Entah itu dibayar atau tidak, saya tidak tahu lagi yang jelas anggaran ganti rugi itu ada,” kata Kepala Bappeda Konkep, Abd. Halim, Selasa (23/1/2018).

Bacaan Lainnya

Menyikapi hal itu, Kepala Bagian Pemerintahan Konkep, Mahyun Halulanga mengakui terkait pembuatan TPA tersebut pada 2016. Namun dirinya belum banyak mengetahui sehubungan dokumen pembuatan TPA.
” Pembuatan TPA itu ada tapi saya tidak tahu terkait ganti rugi lahanya sebab saya duduk sebagai kepala bagian Pemerintahan Konkep ditahun 2017, saya juga sampai hari ini belum melihat dokumen itu karena dokumen pembuatan TPA itu sendiri telah di ambil oleh penyidik untuk pemeriksaan, Kalau berkasnya diambil oleh pihak penyidik ya kita rasionalkan saja,” Jelasnya.

 

Laporan: Aldi Dermawan

Pos terkait