Dapat Memanjakan Suasana, Pantai Kampa Jadi Pilihan Destinas Wisata Yang Bakal di Pasarkan ASITA Konkep

  • Whatsapp
Ketua DPC ASITA konkep, Mummad Ali (Foto: dok/WN)

 

Ketua DPC ASITA konkep, Mummad Ali (Foto: dok/WN)
Ketua DPC ASITA konkep, Mummad Ali (Foto: dok/WN)
LANGARA,  WN-Sebagai perusahaan yang membidangi Perjalanan Wisata Indonesia yang kerap juga dikenal dengan Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), adalah suatu perkumpulan yang mewadahi pengusaha dan pelaku usaha di bidang jasa perjalanan wisata, yang bertujuan sosial, berlandaskan Undang-undang Dasar 1945 dan undang-undang kepariwisataan Indonesia.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ASITA konkep, Muhammad Ali mengatakan Untuk memajukan pariwisata di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terdapat lima Aspek yang perlu dipenuhi.
“Ada lima Aspek yang perlu kita penuhi diantaranya Akses Menuju Objek wisata tesebut, Kemudian implementasi pariwisata itu sendiri sangat besar dan sangat menyentuh terhadap masyarakat, misalnya masyarakat bisa menyediakan Sarana akses untuk parawisatawan ke objek wisata yang ada,  baik itu lewat darat ataupun laut,” Ucapnya Sabtu (17/2/2018).
Sebagai lembaga yang mempunyai lima fungsi strategis untuk kemajuan, industri pariwisata di Indonesia. Muhammad Ali juga mengungkapkan, bahwa pihaknya menjadikan target utama pantai kampa sebagai destinasi wisata yang bakal diramunya menjadi bahan promosi.
“Dari tiga destinasi wisata yang menjadi target utama kami,  Pantai kampa, untuk dikemas dipromosikan kepada para wisatawan, ASITA ada  di garda terdepan untuk memajukan suatu daerah melalui pariwisata,  kita tidak butuh biaya banyak untuk promosikan hal tersebut,  kita tinggal buat browser untuk kita bagikan, apalagi saya punya jaringan diberbagai negara,” Jelasnya.
Ditambahkanya, Jauh sebelum wawonii mekar menjadi suatu kabupaten dirinya mengaku sebanyak tujuh kali telah membawa turis di pulau tersebut.
“Kita tidak perlu mengemas destinasi wisata itu berlebihan,  cukup menyediakan fasilitas, seperti kamar ganti,  Sebab itu yang terutama, Mengapa,  karena turis sebenarnya suka yang masih Sangat alamia,  salah satu contoh waktu saya membawa turis di Air terjun Tumburano,  dengan kealamian Alam yang dimiliki wawonii mereka sangat suka, bahkan mereka tidak merasa bosan, saat kami melakukan perjalanan dari tempat pemukiman warga ke Air terjun tersebut yang jaraknya juga tidak dekat dengan berjalan kaki mereka itu sangat menikmati,” Kata Muh Ali.
Selain itu dia juga megungkapkan, kesuksesan peran ASITA disuatu daerah, kata dia, salah satunya wakatobi.
“Lihat di wakatobi bagaimana daerah tersebut menjadi hal yang sangat menarik di pembahasan pariwisata, suksesnya Wakatobi peran ASITA sangat besar. Karena ASITA lah yang mampu mempromosikan daerah tersebut,  kita juga bisa mengemas pulau Wawonii Menjadi Pulau seribu Air terjun,  atau pulau seribu pantai jika ini bisa dikemas dengan baik hal inilah yang bakal kita bawa dan promosikan dipasar wisata,” Imbuhnya.
Bicara pantai Kampa, tak terlepas dengan keindahan bawah lautnya yang masih terjaga. Pasir putih disepanjang bibir pantai dan deburan ombak yang menghampar ketepian menjadikan pantai itu memiliki nilai tersendiri dari pantai lainya.
“Inilah keindahan yang sangat kita ingin lestarikan, Kita tidak malu membawa destinasi ini dipasaran sebab keindahan bawah lautnya,” Ungkap Muh Ali.
Ali juga bercerita,  bagaimana Daya tarik wisata bahari yang selalu memanjakan suasana, apalagi dipadukan dengan pasir putih dan deburan ombaknya. Menjadikan tempat tersebut, sebagai surga kecil di pulau Wawonii, Sulawesi Tenggara. (Red)

Pos terkait