Bawaslu Konkep Pastikan Pemberi dan Penerima Mahar Politik Bisa Dipidana

  • Whatsapp
Anggota Bawaslu Konkep Nur Rahmat (Foto: Aldi Dermawan/Wawoniinews.com)
Anggota Bawaslu Konkep Nur Rahmat (Foto: Aldi Dermawan/Wawoniinews.com)
Anggota Bawaslu Konkep Nur Rahmat (Foto: Aldi Dermawan/Wawoniinews.com)

LANGARA WN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Konawe Kepulauan menanggapi soal politik uang dari calon yang berlaga pada Pemilihan Legislatif (Pilcaleg) 2019 Mendatang. Untuk itu Bawaslu Konkep terus mendorong  masyarakat untuk menolak keras serba-serbi Money Politik.

Anggota Bawaslu Konkep Nur Rahmat mengungkapkan, politik uang bakal berujung pada tindak pidana baik itu pemberi dan penerima. Pihaknya tidak akan setengah setengah menegakan aturan yang ada.

Bacaan Lainnya

“Politik Uang, ini adalah salah satu bentuk pelanggaran yang mencederai hakikat Demokrasi, politik uang ini masuk dalam kategori pelanggaran pidana pemilu,” ujarnya.

Menilik pada pasal 187 huruf A ayat 1 dijelaskan jika setiap orang sengaja melawan hukum menjanjikan dan memberi uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada warga baik secara langsung atau tidak langsung untuk mempengaruhi pemilih agar tidak menggunakan hak pilih, memilih calon tertentu maupun mengajak golput dapat dipidana penjara minimal 36 bulan serta denda Rp 1 miliar.

“Ini tertuang dalam Perbawaslu no 8 Tahun 2018,” jelas Rahmat kepada Wawaoniinews.com, kamis (01/11/2018).

Kata dia, Pada Pasal 187A juga ayat (2), diatur ketentuan pidana yang sama diterapkan kepada pemilih yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum, menerima pemberian atau janji sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

Rahmat juga menuturkan, politik uang tidak hanya bisa terjadi saat peserta pemilu berebut suara pemilih, tetapi juga saat melakukan administrasi pendaftaran.

“Ada juga pelanggaran administrasi kalau itu money politics dilakukan paslon, kemudian memenuhi kualifikasi terstruktur sistematis dan masif bisa putusan dengan sanski administrasi tertinggi adalah diskualifikasi.

Laporan: Aldi Dermawan

Pos terkait