Banyak Akun Medsos Caleg di Konkep, Kampanye Tidak Terdaftar di KPU

  • Whatsapp
Ilustrasi Media Sosial (Foto: google)
Ilustrasi Media Sosial (Foto: google)
Ilustrasi Media Sosial (Foto: google)

LANGAR WN –  Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep)  Muhammad Tawil mengatakan akun media sosial untuk kampanye yang tidak dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU)

“Banyak akun medsos Caleg yang melakukan kampanye yang tidak di daftarkan di KPU,” ujar Tawil, Langara, Sabtu (03/11/2018).

Bacaan Lainnya

Padahal, menurut dia, Perbawaslu Nomor 28 Tahun 2018 tentang pengawasan tahapan kampanye, serta Undang-Undang tentang Pemilu telah mengatur bahwa akun yang akan digunakan untuk kampanye harus didaftarkan ke penyelenggara pemilu.

Tidak hanya dilaporkan, produk hukum itu juga sebenarnya membatasi jumlah akun kampanye setiap Partai Politik.

“Maksimalnya masing masing partai politik memililki 10 akun yang terdaftar,” tutur dia.

Tawil juga menjelaskan media sosial saat ini memilki peran besar dalam memengaruhi masyarakat sehingga penggunaannya perlu diatur untuk bisa mengedukasikan masyarakat.

Oleh karena itu, ketika akun media sosial yang juga alat kampanye pemilu terindikasi melakukan pelanggaran, di antaranya menyebarkan ujaran kebencian atau berita bohong, maka ada dua pendekatan yang dapat digunakan untuk menangani masalah tersebut.

“Bisa pendekatan hukum pidana pemilu,” terangnya.

Selain penindakan, ia mengatakan pihaknya bersama dengan KPU terus berupaya mencegah tumbuhnya akun-akun media sosial yang dinilai dapat mengganggu pelaksanaan pesta demokrasi.

“Banyak akun Caleg yang belum terdaftar seperti akun Facebook, Akun WhatsApp, dan lain sebagainya,” tutur Tawil.

Hal senada juga dibeberkan Anggota Komisioner KPU Konkep Badran mengatakan, masih banyak akun Media sosial Para Caleg yang belum masuk dalam daftar.

 

Laporan: Aldi Dermawan

Pos terkait