Gegara Corona, Puskesmas Roko-roko Batal Akreditasi

  • Whatsapp
Sekretaris Dinkes Konkep, Alno Berniat, SKM, M. Kes. FOTO: Aan Ahmad WN

WAWONIINEWS.COM, LANGARA – Sapa sangka kehadiran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) diberbagai daerah di Indonesia membuat banyak pihak yang terkena dampak. tidak terkecuali di Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Bacaan Lainnya

Seperti Puskesmas Roko-roko di Kecamatan Wawonii Tenggara yang mengalami dampak gegara wabah Covid-19. Pasalnya Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Kesahatan Konkep telah mengusulkan anggara melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020, guna untuk meningkatkan mutu pelayanan di puskesmas melalui akreditasi, namun upaya itu tertuda lantaran situasi Covid-19 yang sedang mewabah saat ini.

“Untuk Puskesmas Roko-Roko sebenarnya sudah diusulkan untuk akreditasi. Anggarannyapun sudah ada melalui DAK tahun 2020, akan tetapi gara gara Covid-19 sehingga untuk akreditasi puskesmas Roko-Roko ditunda” kata Sekretaris Dinkes Konkep, Alno Berniat. Jumat, 3 Juli 2020.

Dari delapan puskesmas di 7 kecamatan se Konkep, tambah Alno Berniat tujuh diantaranya sudah terakreditasi. Ketujuh puskesmas yang terakreditasi yaitu Puskesmas Langara, Puskesmas Lampeapi, Puskesmas Bobolio, Puskesmas Lansilowo, Puskesmas Polara, Puskesmas Waworete, Puskesmas Ladianta.

Selain itu, Pemda Konkep akan menambah satu unit puskesmas di Desa Waworope Kecamatan Wawonii Utara pada tahun ini. Hal itu sesuia dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Bupati dan Wakilnya tahun 2016-2021 menciptakan 9 puskesmas di Konkep.

“Saat ini sudah dalam proses tender untuk pembangunan penambahan puskesmas anggarannya Rp.4 miliar lebih melalui DAK 2020. Kita berharap ditahun 2021 nanti sudah bisa berfungsi puskesmas itu,” jelas Alno.

Tidak cuman itu, pihaknya juga terus mendorong puskesmas yang sudah ada untuk lebih dimaksimalkan pelayanan dan sarananya.

“Kita berharap dalam situasi seperti sekarang ini yaitu covid-19 ruang perawatan dan kantornya terpisah, artinya jangan ada yang bergabung dengan ruangan pelayanan sehingga ruangan yang di sediakan ini betul-betul hanya ruangan perawatan saja” pungkasnya.

Penulis: Aan Ahmad

Pos terkait