KPU Konkep Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak

  • Whatsapp

 

WAWONIINEWS.COM, LANGARA– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) lakukan pemusnahan ribuan surat suara rusak pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada 2020) Selasa (08/12/2020).
Ketua KPU Konkep Iskandar mengatakan, banyak surat suara yang ditemukan cacat. 


“Di surat suara tersebut banyak yang di temukan cacat seperti ada yang gradasi, buram, sobek, bernoda titik hitam di gambar dan tarmaksud gambar pasangan calon (Paslon) hilang bahkan ada surat suara yang kusut,” kata dia.

Pemusnahan surat suara tersebut, kata dia,  untuk mengantisipasi adanya kecurangan pada Pemilu Kada 2020.


“Surat suara yang dimusnahkan ini berdasarkan surat PKPU nomor 7 tahun 2020 tentang logistik, bahwa bila mana ada kelebihan surat suara atau surat suara rusak maka KPU bersama Bawaslu dan anggota kepolisian melakukan pemusnahan sebelum pelaksanaan pemungutan suara, ini juga salah satu upaya untuk mengantisipasi penyalahgunaan kecurangan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Konkep tahun 2020,” jelasnya.

Turut hadir pada pemusnahan surat suara tersebut, ketua Bawaslu Konkep Muh Tawil, perwakilan Polres Kendari serta Anggota dari Polsek Wawonii.


Untuk diketahui, Adapun Jumlah yang dimusnahkan sebanyak 1.826 Lembar jenis Surat Suara, sebagai berikut:Surat Suara Gradasi sebanyak 117 LembarSurat Suara Buram sebanyak 1 LembarSurat Suara Sobek/ terpotong bagian pinggir surat suara sebanyak 11 LembarSurat Suara Noda Titik Tinta pada Gambar Pasangan Calon sebanyak 851.

LembarSurat Suara bergaris Putih menyerupai Retak/Patah sebanyak 636 LembarSurat Suara bercak tinta berwarna hitam, Kuning dan putih pada Surat Suara pada kolom Gambar Pasangan calon dan di luar gambar Pasangan calon.

Sebanyak117 Lembar Surat Suara tidak ada gambar Pasangan Calon sebanyak 32 LembarSurat Suara tidak ada gambar Kolom tanda tangan KPPS dan kolom logo KPU dan Pemda sebanyak 29 LembarSurat Suara Kusut sebanyak 32 LembarSurat Suara Pemungutan Suara Ulang sebanyak 744 Lembar.

Laporan: Aan Ahmad

Pos terkait