Mahasiswa Wawonii Soroti Diknas Konkep, Pencairan Beasiswa Harus Transparan

  • Whatsapp

WAWONIINEWS.COM, LANGARA – Akhir Desember lalu, Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan pecairan dana Beasiswa Wawonii Cerdas (BWC) kepada sejumlah rekening mahasiswa asal Konkep.

Adanya informasi penyaluran dana beasiswa itu membuat banyak pihak bertanya-tanya. Bahkan tidak sedikit mahasiswa dan pemuda asal Wawonii melempar kritik soal proses pencairan dana beasiswa yang dianggap tidak transparan atau tertutup oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konkep.

Bacaan Lainnya

Pasalnya dinas tersebut adalah pengelola program unggulan Bupati Konkep H. Amrullah dan wakilnya Andi Muh Lutfi yang mengucurkan miliaran rupiah setiap setiap tahun nya untuk peningkatan sumber daya manusia di daerah itu.

Salah satu mahasiswa asal Wawonii, Pandyi Priyono A.S menyoroti tindakan Diknas Konkep dan panitia pengelola Beasiswa Wawonii Cadras yang melakukan proses pencairan dana beasiswa tersebut secara tertutup atau tidak transparan.

Bagaimana tidak, lanjut mahasiswa UHO itu, tindakan Diknas Konkep diketahui setelah sejumlah mahasiswa mendapatkan bukti transferan dana beasiswa setelah dilakukan pengecekkan rekening masing-masing mahasiswa wawonii sebagai penerima beasiswa.

“Setelah mereka cek nomor rekening dananya sudah masuk tanpa adanya pengumuman nama-nama penerima beasiswa tersebut. Pengcekkan itu bermula adanya informasi yang tersebar bahwa dana beasiswa telah disalurkan di masing-masing nomor rekening para penerima,” kata Pandyi Priyono melalui siaran persnya, Jumat, 1 Januari 2021 malam.

“Harusnya sebelum dilakukan pencairan ke rekening penerima (mahasiswa Wawonii) Diknas Konkep mengeluarkan pengumuman nama-nama hasil verifikasi berkas. Jangan diam-diam ditransfer,” semprotnya.

Presiden Mahasiswa UHO periode 2020/2021 itu menegaskan bahwa Diknas Konkep sebagai pengelola harus bertanggungjawab soal tertutupnya proses pencairan dana beasiswa tersebut.

“Saya minta Kepala Dinas Pendidikan, Muh. Yani agar memberikan pernyataan di media terkait proses penyaluran beasiswa yang banyak menuai kritik dan pertanyaan sehingga tidak menimbulkan kegaduhan kepada publik,” pintanya.

“Saya tegaskan Beasiswa Wawonii Cerdas yang diprogramkan Bupati H. Amrullah dan wakilnya Andi Muh Lutfi sejak priode pertama kepemimpinan mereka punya cita-cita besar yang diperuntukkan kepada mahasiswa asal Wawonii. Olehnya itu penerima beasiswa jangan pernah dikaitkan dengan pilihan politik pada Pilkada yang lalu,” jelas Pandyi pemuda asal Desa Bobolio, Kecamatan Wawonii Selatan, Konkep.

Selain itu, Pandyi Priyono juga mendesak Diknas Konkep agar proses penyaluran Beasiswa Wawonii Cerdas harus dilakukan secara terbuka dan prosedural sebagaimana mestinya, jangan kemudian nama-nama penerima ditutup-tutupi.

Lebih jauh, kata dia, penyaluran dana beasiswa kepada penerima seharusnya didahului dengan pengumuman nama-nama penerima beasiswa berdasarkan hasil verifikasi berkas yang dilakukan panitia sebagai acuan penyalurannya.

“Sehingga mahasiswa pendaftar beasiswa yang dinyatakan tidak lulus bisa mengetahui dengan pasti penyebap tidak lolos berkasnya. Saya juga minta Diknas Konkep segera merilis nama-nama hasil verifikasi berkas, sebagaimana yang dilakukan tahun sebelumnya,” tutup Pandyi Priyono.

Penulis: Aan Ahmad

Pos terkait