Polemik Beasiswa Wawonii, Presma UHO Nilai Kadis Diknas Konkep Keliru

  • Whatsapp

WAWONIINEWS.COM, LANGARA – Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2020/2021, Pandyi Priyono. A.S menilai Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Konawe Kepulauan (Konkep), Muh. Yani keliru dan gagal paham.

Bacaan Lainnya

Muh. Yani dianggap keliru dan gagal paham buntut dari proses pencairan dana Beasiswa Wawonii Cerdas tahap II pada Desember 2020 lalu. Bagaimna tidak, proses pencairan beasiswa tersebut dilakukan tiba-tiba tanpa adanya pengumuman nama-nama mahasiswa yang lolos verifikasi berkas. Itu artinya dilakukan tertup, tidak transparan. Kemudian kadis Diknas Konkep seakan menyalahkan pihak lain.

Parahnya lagi, lanjut Mahasiswa Fakultas Teknik UHO itu menjelaskan Kadis Diknas Konkep mengeluarkan pernyataan yang sangat keliru soal polemik pencairan beasiswa pada salah satu media online terbitan Jumat, 1 Januari 2020.

Pandyi Priyono mengatakan, pernyataan Kadis Diknas, Muh.Yani seperti dikutip pada media WAWONIINEWS.COM dengan judul ‘Polemik Pencairan Beasiswa Wawonii Cerdas, Kadis Diknas Konkep Angkat Bicara’.

“Yah masih banyak belum tuntas karena nomor rekening mereka (mahasiswa Wawonii) ada yang tidak aktif dan ada juga yang salah nomor. Ini sesuai info dari Bank Sultra. Sehingga dari pada menunggu seratus persen menghambat orang banyak, pihak Bank Sultra mengambil kesimpulan untuk ditransferkan ke nomor rekening mahasiswa yang nomor rekeningnya valid 100% benar,” kata Presma UHO, Pandyi Priyono mengutip pernyataan Kadis Diknas Konkep, Muh. Yani pada Sabtu (2/1/2021).

“Selain itu saat ditanyakan soal data nama-nama penerima ia mangatakan bahwa data-data jumlah penerima beasiswa itu ada dikantor,” tambah Pandyi Priyono mengutip pernytaan Muh. Yani.

Lebih jauh Pandyi sapaan akrabnya menanggapi pernyataan itu, selain gagal paham, sikap Kadis Diknas Konkep menunjukan perbuatan kurang baik kepada orang, lalu berpura-pura tidak tahu masalah atau lempar batu sembunyi tangan. Peribahasa itu, menurut Pemuda Wawonii Selatan ini tepat pada sikap Kadis Diknas Konkep.

Dia juga ingatkan agar pihak Diknas selaku pengelola program beasiswa yang telah diprogramkan Bupati Konkep H. Amrullah dan wakilnya Andi Muh Lutfi untuk tidak mempermainkan publik (mahasiswa Wawonii).

“Kenapa malah Pihak Bank Sultra yang harus mengambil kesimpulan dan selanjutnya tergantung pihak Bank terkait penyaluran beasiswa. Pihak bank hanya sebagai instrumen bukan pengambil keputusan dan tidak lebih dari itu. Harusnya data yang disetor ke Bank Sultra itu merupakan data valid 100 persen benar karena panitia telah melalui tahap verifikasi berkas mahasiswa pendaftar beasiswa itu. tegas Pandyi.

Selanjutnya masalah data hasil verifikasi atau pengumuman penerima beasiswa yang masih ada di kantor, Pandyi juga mendesak Diknas Konkep segera diumumkan melalui website resmi program Beasiswa Wawonii Cerdas yang dikelolah Diknas tersebut agar publik khususnya mahasiswa mengetahui lolos verifikasi atau tidak.

“Segera mungkin diumumkan baik melalui website resmi ataupun melalui media lainnya. Kenapa harus ditutupi, apa yang disembunyikan pihak Diknas,” pungkasnya.

Penulis : Aan Ahmad

Pos terkait