Buntut Pencairan Beasiswa, Mahasiswa Wawonii Minta Kadis Dikbud Konkep Dicopot

  • Whatsapp
Gambar: Mahasiswa Wawonii minta Bupati Konkep Copot Kadis Dikbud Muh. Yani. Foto: wawoniinews.com

WAWONIINEWS.COM, LANGARA – Bupati Konawe Kepulauan (Konkep), H. Amrullah diminta agar mencopot Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konkep, Muh. Yani dari jabatannya.

Bacaan Lainnya

Permintaan pencopotan Kadis Dikbud Konkep, Muh. Yani datang dari puluhan mahasiswa Pulau Wawonii yang bergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Wawonii Sulawesi Tenggara (AMP-Sultra) saat menggelar aksi demonstrasi dihalaman Kantor Bupati Konkep. Kamis, 7 Januari 2021.

Aksi demonstrasi itu buntut pencairan dana Beasiswa Wawonii Cerdas tahap II tahun 2020 yang dilakukan pihak Dikbud Konkep selaku pengelola pada akhir Desember lalu.

Jendral Lapangan (Jerlap) AMP Sultra, Muh. Fitran Ramadhan dalam orasinya mengatakan penyaluran bantuan pendidikan yang sudah berjalan sejak 2016 silam jelas peruntukkannya yaitu untuk putra dan putri mahasiswa Wawonii. Namun penyaluran beasiswa pada tahap II tahun 2020 tepatnya akhir Desember lalu ada indikasi mal administrasi tidak ada transparansi atau keterbukaan kepada public soal data mahasiswa pendaftar beasiswa tersebut.

“Kami dari Mahasiswa yang tergabunh AMP Sultra meminta kepada Bupati Konkep, H. Amrullah agar Kadis Dikbud dicopot dari jabatannya karena akan merusak nama baik Pemda terkait tidak adanya transparansi data mahasiswa, tiba-tiba dilakukan pencairan secara diam-diam,” kata mahasiswa jurusan Ilmu Hukum di Universitas Halu Oleo (UHO) itu.

Sementara itu, Agustiawan menegaskan bahwa bagi mahasiswa yang belum dapat beasiswa padahal telah memenuhi persyaratan maka wajib diberikan haknya sesuai tujuan program beasiswa wawonii cerdas ini.

“Mahasiswa yang telah memenuhi syarat wajib mendapatkan beasiswa apapun alasannya,” tegasnya.

Setelah berjam-jam berorasi dihalaman Kantor Bupati, massa aksi kemudian melakukan negosiasi dengan perwakilan Bupati Konkep melalui Pelaksana tugas (Plt) Asisten I Pemda Konkep, Safiuddin Alibas.

Dia mengatakan permohonan maaf karena pimpinan dalam hal ini Bupati H. Amrullah dan wakilnya Andi Muh Lutfi serta Sekda Konkep belum masuk kantor karena ada tugas lain. Begitu juga Kadis Dikbud Konkep yang secara bersamaan sedang menghadiri acara keluarga.

Tidak puas hanya ditemui Plt Asisten I, massa aksi kemudian bergeser menuju Kantor DPRD Konkep. Disana puluhan mahasiswa Wawonii itu langsung disambut oleh Wakil Ketua II, Irwan dan sejumlah anggota dewan lainnya.

Menanggapi tuntutan massa aksi, Irwan mengatakan sebagai lembaga legislatif, DPRD Konkep menerima dan menampung aspirasi mahasiswa untuk diteruskan ke pihak eksekutif dalam hal ini Pemda setempat.

“Kami akan tamping aspirasi adik-adik mahasiswa untuk kemudian diteruskan ke Pemda Konkep,” jelas Wakil Ketua III DPRD Konkep.

untuk diketahui, selain Wakil Ketua III anggota dewan lainnya yang hadir menemui massa aksi mereka adalah, H. Yasran Djamula, H. Ishak, Abdul Rahman, Arman dan Kasmin.

Penulis: Aan Ahmad

Pos terkait