Gumpalan Asap Hitam Warnai Demo Mahasiswa Wawonii

  • Whatsapp
Gambar: Nampak Gumpalan Asap Hitam warnai Aksi Mahasiswa Wawonii. Foto: Wawoniinews.com

WAWONIINEWS.COM, LANGARA – Gumpalan asap hitam menjulang tinggi mewarnai aksi demonstrasi oleh sejumlah mahasiswa Wawonii di halaman Kantor Bupati Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis 7 Januari 2021.

Gambar: Puluhan mahasiswa Wawonii yang menuntut Dikbud Konkep atas proses pencairan beasiswa yang tidak transparan. Foto: wawoniinews.com

Aksi tersebut dilakukan buntut dari proses pencairan Beasiswa Wawonii Cerdas (BWC) yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konkep akhir Desember 2020 lalu yang dianggap berbelit-belit dan tidak transparan soal data mahasiswa penerima beasiswa.

Bacaan Lainnya

Selain itu, massa aksi juga mempertanyakan keberadaan Surat Keputusan (SK) panitia pengelola Beasiswa Wawonii Cerdas, jumlah anggarannya, kemudian Peraturan Bupati (Perbup). Bahkan massa aksi meminta Kadis Dikbud beserta Sekretaris dan Bendaharanya agar dicopot dari jabatannya.

“Kami melihat pihak Dikbud Konkep selaku pengelola Beasiswa Wawonii Cerdas dalam pecairan beasiswa tersebut tidak transparan. Padahal kami sebagai mahasiswa berhak mengetahui data mahasiswa penerima beasiswa itu. Jangan kemudian disembunyikan,” teriak Jendral Lapangan Aliansi Mahasiswa Wawonii, Muh. Fitran Ramadhan di halaman Kantor Bupati Konkep. Kamis, 7 Januari 2020.

Kata dia, Sesuai pasal 28 huruf f UUD setiap orang berhak berkomunikasi dan memperoleh informas, kemudian UU nomor 14 tahun 2008 terkait keterbukaan informasi publik. Olehnya itu, terkait data penerima beasiswa ini publik dan mahasiswa Wawonii khususnya wajib memperoleh informasi terkait data mahasiswa penerima beasiswa yang telah diprogramkan Bupati Konkep sejak 2016 silam. Tak terkecuali data mahasiswa di tahap II tahun 2020.

“Selain itu masih banyak lagi mal administrasi yang terjadi dalam proses penyaluran beasiswa ini,” semprotnya.

Gambar: Suasana Aksi Mahasiswa di halaman Kantor Bupati Konkep yang diwarnai Asap Hitam. Foto: Wawoniinews.com

Setalah orasi berjam-jam dengan aksi pembakaran ban bekas membuat suasana halaman Kantor Bupati Konkep itu nampak mendung akibat gumpalan asap hitam yang menjulan tinggi.

Namun Kadis Dikbud Konkep, Muh. Yani beserta jajarannya tak ada yang menemui mereka hingga massa aksi meninggalkan halaman Kantor Bupati Konkep dengan wajah cemberut akibat kecewa terhadap sikap Kadis Dikbud yang terkesan mengabaikan puluhan mahasiswa Wawonii itu.

“Ingat ya ini bukan aksi terakhir kami. Kalau kemudian Kadis Dikbud tidak merespon kami maka akan kami trun dengan jumlah lebih banyak lagi sampai masalah ini selesai,” tegasnya.

Sementara itu, Yayan Rizkiawan mempertanyakan Kadis Dikbud Konkep, Muh. Yani yang tidak menemui massa aksi, sebab masalah ini adalah persoalan beasiswa yang merupakan tanggung jawabnya sebagai pengelola.

“Jangan jadi penghianat daerah. Sekarang juga temui kami pak,” teriak yayan dengan tegas.

“Kenapa proses pencairan beasiswa tidak transparan. Ada apa, kenapa disembunyikan datanya. Sekarang juga keluar temui kami pak,” pungkasnya.

Gambar: Pelaksana tugas (Plt) Asisten I Pemda Konkep, Safiuddin Alibas saat menemui massa aksi. Foto: Wawoniinews.com

Karena sudah berjam-jam tidak ditemui oleh Kadis Dikbud Muh. Yani, Pelaksana tugas (Plt) Asisten I, Safiuddin Alibas menemui massa aksi. Baru saja ia mulai berbicara, namun massa aksi tak puas karena dianggap bukan bidangnya terkait masalah beasiswa ini. Massa kemudian bergegas menuju Kantor DPRD Konkep.

Redaksi

Pos terkait