Undangan Diabaikan, DPRD Akan Rekomendasikan Dikbud Konkep Diaudit BPK

  • Whatsapp
Gambar: Wakil Ketua II, Irwan (tengah) dan sejumlah anggota DPRD Konkep saat menerima massa aksi. Foto: Wawoniinews.com

WAWONIINEWS.COM, LANGARA – Berdasarkan surat undangan yang dilayangkan pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) daerah itu akan melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) hari ini Kamis, 7 Januari 2021.

Bacaan Lainnya

Namun agenda tersebut batal dilaksanakan lantaran pihak Dikbud Konkep tidak menghadiri undangan Komisi III DPRD Konkep untuk membahas kinerja Dikbud tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Konkep, H. Yasran Djamula mengakui agenda rapat dengar pendapat yang direncanakan hari ini batal terlaksana karena pihak yang diundang tidak hadir. Padahal secara kelembagaan pihaknya telah mengundang secara resmi beberapa waktu lalu.

“Undangannya jam 10 pagi tapi sampai sekarang sudah menunjukan jam 1 siang pihak Dikbud Konkep belum hadir. Tidak ada juga informasi alasannya yang disampaikan ke kami,” kata H. Yasran Djamula saat menerima massa aksi di ruangan rapat gedung DPRD Konkep. Kamis, 7 Januari 2021 siang.

Yasran tak bias menjawab secara teknis terkait tuntutan para mahasiswa Wawonii yang mempertanyakan ketidak transparan saat pencairan Beasiswa Wawonii Cerdas sesuai tuntutan para massa aksi itu. Sebab Yasran bilang bahwa undangan untuk RDP saja tidak dihadiri instansi terkait selaku pengelola beasiswa itu.

“Sekarang saya tidak bisa beri jawaban permasalahan data mahasiswa pendaftar beasiswa dengan data mahasiswa yang lolos verifikasi berkas. Karena pihak Dikbud tidak hadir hari ini. Kita agendakan kembali lagi undang mereka,” ujar Yasran.

Sementara itu, Abdul Rahman mengatakan  pihaknya akan mengundang kembali Dikbud Konkep dengan agenda yang sama melakukan rapat dengar pendapat terkait kenerjanya salah satunya masalah beasiswa itu. Kata dia, ketika undangan itu dilayangkan kembali kemudian pihak Dikbud mengabaikan tanpa ada alas an maka akan usulkan ke pimpinan agar DPRD rekomendasikan ke Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Sulawesi Tenggara.

“Iya kita undang lagi kalau perlu besok. Kalau masih diabaikan seperti ini saya usulkan ke pimpinan dewan agar DPRD merekomendasikan Dikbud Konkep ke BPK RI Perwakilan Sultra untuk dilakukan audit,” tegas Rahman yang diapresiasi puluhan mahasiswa Wawonii.

Hal senada juga, disampaikan anggota dewan lainnya, Arman menyetujui ketika secara kelembagaan sudah mengundang kembali lalu pihak Dikbud tidak mengindahkan dengan alas an yang jelas, maka baiknya direkomendasikan ke BPK RI perwakilan Sultra untuk dilakukan audit.

“Saya terpukul melihat adik-adik mahasiswa ke DPRD dengan tuntutan tidak mendapat bantuan pendidikan apalagi pihak pengelola tidak transparan soal data mahasiswa penerima. Kalau sudah diundang kembali lalu tidak menghadiri dengan alas an yang jelas saya juga sepakat ketika DPRD merekomendasikan dilakukan audit oleh BPK RI Perwakilan Sultra kepada Dikbud Konkep. Tapi itu ada meka nisme kami anggota mengusulkan ke pimpinan dulu,” kata politisi PAN Konkep itu.

Redaksi

Pos terkait