GPM Sultra: Sosok Anton Timbang Solusi Perubahan Kadin Sultra yang Tepat

  • Whatsapp
Gambar: Wakil Ketua DPD GPM Sultra, Robinson Mustamu, S.Sos. Foto: Dok. Pribadi for wawoniinews.com

WAWONIINEWS.COM, KENDARI – Salah satu agenda penting dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) VII Kamar Dagang Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) adalah pemilihan Ketua Umum (Ketum) Kadin Sultra masa bakti 2021-2026.

Pada acara Musprov VII Kadin Sultra yang akan digelar pada 11-13 Januari 2020 mendatang disalah satu hotel berbintang di Kendari, diharapkan dapat menghasilkan sosok pemimpin yang mampu membawa perubahan untuk kemajuan Kadin baik tingkat daerah maupun tingkat provinsi periode 5 tahun kedepan.

Bacaan Lainnya

Oleh karena itu, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Sultra menilai Provinsi Sulawesi Tenggara kini telah dikuasai oleh para pengusaha dan investor luar. Seharusnya dengan keberadaan Kadin Sultra selama ini dibawa kepemimpinan Ketum La Mandi, mampu memfasilitasi dan memberi ruang kepada pengusaha pengusaha lokal.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPD GPM Sultra, Robinson Mustamu. Dijelaskannya selama kurun waktu 5 tahun terakhir, ditangan La Mandi sebagai Ketum saat itu Kadin Sultra tidak memberi perubahan untuk kemajuan Kadin Sultra. Begitupun dalam dunia usaha lokal yang sudah ada di wilayah Sultra tidak nampak perubahan yang signifikan.

“Kita dapat melihat pertumbuhan jumlah pengusaha yang masih rendah menandakan kurangnya peran secara aktif dari organisasi Kadin Sultra dalam memajukan dan mengembangkan pengusaha pengusaha baru di Bumi Anoa ini,” kata Robinson Mustamu kepada media ini. Sabtu, 9 Januari 2020.

Parahnya lagi Robin bilang, beberapa waktu lalu sikap tidak professional ditunjukkan oleh La Mandi sebagai Ketum Kadin Sultra yang telah melakukan pemecatan sejumlah Ketua Kadin yang menjabat di daerah.

“Ini adalah tindakan yang kurang professional dan etis yang dilakukan La Mandi dalam rangka menuju Musprov yang sehat dan tentram,” tegasnya.

Apalagi dalam masa pendemi Covid-19 sekarang ini, tentu keadaan ekonomi akan semakin memburuk, ditambah akan datang kondisi defisit ekonomi nasional kedepan. Maka penunjang ekonomi yang mampu bertahan disaat krisis adalah para pelaku UMKM dan pengusaha lokal lainnya, tentu dengan dukungan dari berbagai pihak termasuk Kadin Sultra.

Dengan demikian, peran Kadin Sultra sangat diharapkan secara aktif oleh para pelaku usaha lokal di bumi Anoa ini. Sebagai perwakilan GPM Sultra, Robinson mengatakan bahwa pucuk pimpinan Kadin Sultra dibutuhkan sosok figur yang lebih berkompeten dan berkualitas serta punya latar belakang pengusaha yang sukses.

“Saya melihat dengan munculnya calon Ketum baru yaitu Anton Timbang yang punya latar belakang sebagai seorang pengusaha lokal bidang pertambangan yang sukses dalam dunia usahanya itu mampu membawa dampak positif untuk perubahan lebih maju terhadap Kadin Sultra,” tukasnya.

Gambar: Dari kiri, Anton Timbang bersama Gubernur Sultra H. Ali Mazi. Foto: Dok wawoniinews.com

Menurutnya, sosok Anton Timbang (AT) adalah figur tepat untuk memimpin Kadin Sultra. Sebab AT seorang pemimpin yang profesional, berkompeten, dan komunikatif. Terbukti AT memiliki hubungan komunikasi dan koordinasi yang baik kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra.

Sehingga jika Anton Timbang diberikan amanah memimpin Kadin Sultra, lanjut Robinson tantangan dan masalah yang selama ini belum dapat terjawab diyakini ditangan AT akan terjawab semua.

“Sosok Anton Timbang adalah solusi perubahan dan kemajuan Kamar Dagang Industri (Kadin) Sultra yang tepat,” ucap alumni Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UHO itu.

Redaksi

Pos terkait