Buntut Demo Beasiswa Wawonii, Salah Satu Massa Aksi Dipolisikan Kasatpol-PP Konkep

  • Whatsapp
Kasatpol-PP Konkep, Sudarmin, SH

WAWONIINEWS.COM, LANGARA – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sudarmin resmi melaporkan salah satu massa aksi yang tegabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Wawonii- Sulawesi Tenggara (AMPW-Sultra) di Mapolsek Wawonii.

Bacaan Lainnya

Sudarmin menceritakan bahwa dia melaporkan salah satu massa aksi yang belum diketahui namanya itu karena merasa tindakannya telah melanggar hukum. Pasalnya, oknum salah satu massa aksi itu telah melempar kantor Satpol-PP Konkep menggunakan batu hingga mengakibatkan dinding kantor yang menggunakan kaca pecah.

Kejadian itu terjadi pada Kamis 7 Januari 2021 saat sejumlah mahasiswa melakukan aksi demo dihalaman Kantor Bupati terkait penyaluran Beasiswa Wawonii Cerdas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konkep beberapa waktu lalu yang dinilai oleh massa aksi ada kejanggalan penyalurannya.

Karena tidak ditemui oleh pihak Dikbud akhirnya massa aksi mulai bergeser menuju kantor DPRD Konkep. Dalam perjalanan salah satu massa aksi yang belum diketahui namanya melempar kantor Satpol-PP hingga kaca pecah.

“Saya sudah laporkan ke Polsek Wawonii hari itu juga. Bukti-bukti semua sudah saya berikan termaksud vudio orangnya yang melakukan pelemparan kantor kami,” kata Kasatpol-PP Konkep, Sudarmin kepada awak media diruang kerjanya, Senin 11 Januari 2021.

Laporan Sudarmin tertuang dalam laporan polisi Nomor : Lap.Aduan/02 /1/2021/Polsek Wawonii, juga disertai tanda bukti pelaporan Nomor: TBL/02/1/2021/Polsek Wawonii tentang laporan tindak pidana pengrusakan pada 7 Januari 2021.

“Sekarang kita menunggu tindak lanjutnya. Hari ini saya ke Polsek lagi menanyakan perkembangan kasus ini,” terangnya.

Hal itu dibenarkan Kapolsek Wawonii, Ajun Komisaris Polisi (AKP). Syamsir Nasir adanya laporan Kasatpol-PP Konkep, Sudarmin di kanntornya. Laporan itu terkait perusakan fasilitas negara dalam hal ini kantor Satpol-PP saat aksi unjuk rasa oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam AMPW-Sultra.

“Iya benar, ia sudah melepor di Polsek. Akan tatapi belum ada bukti ontentik yang kuat terkait pelemparan kaca pada saat demo tanggal 7 Januari itu. Saat ini kami dari pihak Polsek sedang melakukan pengembangan,” jelas pria tiga balok berwana emas di pundaknya saat dihubungi melalui sambungan telefon selulernya, Senin (11/1/2021).

Laporan : Aan Ahmad

Pos terkait