Jawaban Kadis Dikbud Konkep Bikin Legah Massa Aksi

  • Whatsapp

WAWONIINEWS.COM, LANGARA – Rabu, 20 Januari 2021 puluhan mahasiswa asal Konawe Kepulauan (Konkep) melakukan aksi demonstrasi terkait pencairan Beasiswa Wawonii Cerdas akhir Desember 2020 lalu.

Bacaan Lainnya

Aksi ini sudah kedua kali dilakukan puluhan mahasiswa yang tidak mendapat beasiswa program Pemda Konkep tersebut.

Usai mendengar tuntutan para generasi Wawonii itu, Kadis Dikbud Konkep Muhamad Yani menjelaskan secara totalitas terkait persoalan pencairan beasiswa ini.

Dikatakan Muhamad Yani anggaran progran Beasiswa Wawonii Cerdas tahun 2020 sebesar Rp 6.450.000.000 juta. Tahap pertama Januari-Juli pencairan beasiswa sebanyak Rp 3.400.000.000 juta dengan jumlah mahasiswa penerima mencapai 1000 lebih mahasiswa.

“Untuk pembayaran tahap dua yang dibayarkan akhir Desember lalu sebanyak Rp 2.556.500.000 dengan estimasi anggaran itu hanya mampu membayarkan 952 mahasiswa. Karena anggaran awal beasiswa itu terpotong karena bencana global Covid-19,” kata Kadis Dikbud Konkep, Muhamad Yani dihadapan massa aksi, Rabu (20/1/2021).

Muhamad Yani kemudian berjanji bahwa mahasiswa yang belum terkafer namanya masih ada 186 orang akan dibayarkan pada penganggaran perubahan anggaran tahun 2021 ini.

“Saya selaku pimpinan kadis pendidikan memohon maaf karena harus membuat resah sebagian mahasiswa yang tidak terkafer. Saya sudah konsultasi dengan pak Bappeda terkait hal ini, kami akan kembali anggarkan di tahun 2021 bagi mereka yang belum terkafer namanya pada tahap dua tahun 2020 lalu,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa program Beasiswa Wawonii Cerdas yang telah bergulir 5 tahun ini adalah buah pemikiran Bupati H. Amrullah dan wakilnya Andi Muh. Lutfi yang disepakati DPRD Konkep untuk meningkatkan SDM di Wawonii.

“Anggaran pencairan beasiswa ini dikirim langsung ke rekening masing-masing mahasiswa yang dinilai layak menerima. Jadi kami tak mungkin melakukan tindakan korupsi seperti yang dituduhkan. Karna dananya tidak melalui kami,” jelasnya.

Ungkapan Kadis Dikbud Muhamad Yani akhirnya membuat legah para massa aksi karena tuntutan mereka selama ini telah terjawab dan tersahuti oleh pihak penanggungjawab program cemerlang ini.

“Untuk menindaklanjuti hal ini maka kami minta sebentar nanti kita bertemu di kantor DPRD Konkep untuk duduk bersama bahwa solusi penuntasan beasiswa telah kita sepakati,” Kata Jendral Lapangan, Iwan Saputra.

Untuk diketahui program Beasiswa Wawonii Cerdas dimulai sejak tahun 2016 sebesar satu milyar. Kemudian tahun 2017, 2018 dan 2019 di gelontorkan sebesar Rp 6 Milyar.

Tahun 2020 anggarannya Rp 6,4 Milyar namun terpotong Rp 400 juta karena Covid-19. Tahun 2021 telah disepakati anggaran ini sebesar Rp 6,5 milyar.

Penulis: Aan Ahmad

Pos terkait