Sebelum Gugur Gugatan di MK Oheo-Muttaqin Sempat Minta PSU, KPU Konkep: Malam Ini Pemenang Pilkada 2020 Ditetapkan

  • Whatsapp

WAWONIINEWS.COM: LANGARA – Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 dilaksanakan secara serentak di beberapa wilayah. Salah satunya adalah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ikut dalam perhelatan pesta demokrasi pada 9 Desember 2020 lalu.

Di wilayah itu saat sebanyak empat (4) Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat yang telah beradu merebut hati masyarkat pada Pilkada tersebut. Empat Paslon dimaksud dengan hasil perolehan suaranya adalah:

Bacaan Lainnya

-Paslon nomor urut (1) H. Amrullah – Andi Muh Lutfi. Perolehan suara terbanyak 12.769, sebagai pemenang.

-Paslon nomor urut (2) Abdul Halim – Untung Taslim. Perolehan terbanyak kedua 7.183 suara.

-Paslon nomor urut (3) Musdar – Ilham Jaya. Terbanyak ketiga 4.669 suara.

-Paslon nomor urut (4) Oheo Sinapoy – Muttaqin Siddiq. Hanya 214 perolehan suara.

Merasa tidak puas, Paslon Oheo-Muttaqin mengajukan gugatannya di Mahkamah Konstitusi (MK) yang teregistrasi dengan perkara Nomor: 07/PHP.BUP-XIX/2021 tentang sengketa perselisihan hasil pemilihan (PHP) Pilkada Konkep 2020. Dalam permohonan pemohon mendalilkan adanya pelanggaran yang dilakukan termohon, KPU dan Paslon lainnya pada saat melakukan sosialisasi kampanye yang melibatkan lebih dari 50 orang.

Selaku penggugat, menurutnya hal tersebut melanggar protokol kesehatan tentang penanganan bahaya Covid-19 dan melanggar perundang – undangan yang berlaku.

Atas dasar itulah pemohon Oheo Sinapoy-Muttaqin Siddiq meminta kepada MK agar mendiskualifikasi Paslon lainnya dan meminta KPU setempat melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di seluruh wilayah tempat pemungutan suara di Konkep dengan satu peserta yakni pihak pemohon.

Sayangnya, gugatan Oheo Sinapoy-Muttaqin Siddiq seperti permintaannya diatas terpaksa gugur di Mahkama Konstitusi karena dianggap bukan wewenang MK mengadili permohonan mereka (pemohon). Hal itu dibuktikan dengan keluarnya keputusan Mahkamah Konstitusi pada Rabu (10/2/2021) lalu dalam Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) oleh sembilan Hakim Konstitusi, mereka adalah Anwar Usman selaku ketua merangkap anggota, Aswanto, Wahiduddin Adams, Enny Nurbaningsih, Suhartoyo, Daniel Yusmic P Foekh, Arief Hidayat, Saldi Isra, dan Manahan M.P Sitompul masing-masing sebagai anggota.

“Menetapkan. Menyatakan Mahkamah Konstitusi tidak berwenang mengadili permohonan pemohon,” jelas Anwar Usman dalam sidang pengucapan putusan sengketa Nomor: 07/PHP.BUP-XIX/2021 di gedung MK yang pada Senin (15/2/2021) lalu.

-Amrullah-Andi Lutfi Sah sebagai Pemenang Pilkada Konkep-

Berdasarkan rapat pleno KPU Konkep tentang rekapitulasi hasil perhitungan suara pada Pilkada serentak 2020 Paslon Amrullah-Andi Muh Lutfi keluar sebagai jawaranya (pemenang) dengan perolehan 12.769 suara. Walau pun salah satu rival politiknya lakukan penggugatan di Mahkamah Konstitusi tetapi angka perolehan suara Amrullah-Andi Lutfi tidak berpengaruh.

Bahkan KPU Konkep segera menggelar rapat pleno terbuka dalam rangka penetapan Paslon Amrullah-Andi Muh Lutfi sebagai Paslon terpilih secara demokratis melalui Pilkada.

“Malam ini kita akan rapat pleno penetapan Paslon terpilih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Konkep pada 9 Desember 2020 lalu,” kata Ketua KPU Konkep, Iskandar lewat telephone genggamnya. Kamis, 18 Februari 2021.

Iskandar bilang, langkah ini merupakan bentuk menindaklanjuti keputusan Mahkamah Konstitusi dengan perkara Nomor: 07/PHP.BUP-XIX/2021 yang dibacakan oleh Hakim Ketua MK, Anwar Usman dengan menetapkan bahwa MK tidak berwenang mengadili permohonan pemohon.

Kemudian mengacu pada PKPU nomor 5 tahun 2020 bahwa penetapan Paslon terpilih yang bersengketa di MK dan sudah keluar ketetapan dismisal, putusan sela maupun putusan lainnya maka maksimal 5 (lima) hari setelah MK menyampaikan ke KPU RI.

“Kami (KPU, red) sudah dapat surat MK RI melalui KPU pusat. Kemudian jadwal juga kami sudah sepakati hari ini Kamis (18/2) pukul 19:30 Wita di Aula SMPN 1 Langara,” jelasnya.

Penulis: Sofyan

Pos terkait