Jelang Uji Kompetensi, 60 Pewarta di Sultra Ikuti Pembekalan

  • Whatsapp
60 pewarta saat mengikuti pra UKW melalui virtual aplikasi Zoom meeting

WAWONIINEWS.COM: KENDARI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akan melakukan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). pada pelaksanaan UKW ini, Sultra mendapat jatah 54 peserta. Jadwal pelaksanaannya akan digelar selama tiga hari yakni 4-6 Maret 2021.

Untuk itu, PWI Sultra melaksanakan pra UKW atau pembekalan kepada 60 pewarta di Sultra melalui pelatihan jurnalistik yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom meeting. Dari 60 pewarta yang mengikuti pembekalan, hanya 54 peserta yang akan mengikuti uji kompetensi pada awal Maret mendatang, sementara 6 pewarta lainnya merupakan cadangan. Selasa, 23 Februari 2021.

Pelatihan jurnalistik menjelang pelaksanaan uji kompetensi para pewarta di Bumi Anoa ini melibatkan tiga wartawan senior sebagai pemateri. Pertama, Agung Dharmajaya perwakilan Dewan Pers, judul materi tentang Filosofi Jurnalistik. Kedua, Nurcholis MA Basyari dari PWI Pusat dengan judul materi tentang Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Hukum Pers. Ketiga, Rita Sri Hastuti masih dari PWI Pusat dengan judul materi tentang Teknik Wawancara dan Penulisan Berita.

Salah satu pemateri pelatihan UKW, Nurcholis MA Basyari memberikan penguatan kepada pewarta yang akan mengikuti uji kompetensi pada awal Maret mendatang bahwa wartawan tidak perlu khawatir dan tegang dalam mengikuti uji kompetensi. Sebab materi ujian kompetensi itu sudah dilalui setiap hari para pewarta.

” Tidak perlu takut saat ujian nanti karena materi ujian saat UKW kalian sudah lalui sehari-hari,” kata Nurcholis MA Basyari pemateri dari PWI pusat, melalui aplikasi Zoom meeting.

Ketua PWI Sultra, Sarjono usai melaksanakan pra UKW secara virtual melalui Zoom meeting

Sementara itu, Ketua PWI Sultra, Sarjono mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama PWI pusat dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI pada semua provinsi se-Indonesia.

Dijelaskannya, dari 54 orang untuk sembilan kelas yang akan mengikuti UKW ada tambahan enam orang wartawan sebagai calon pengganti peserta yang tiba-tiba berhalangan mengikuti UKW. Komposisi sudah diatur agar dapat mengakomodir dari PWI kabupaten dan perwakilan media yang ada di Sultra.

“Untuk jenjang Muda adalah tingkatan reporter atau kontributor, berjumlah 18 orang yang terbagi dalam tiga kelas. Kemudian jenjang Madya, setingkat redaktur/editor, sebanyak 30 orang terbagi lima kelas. Sementara jenjang Utama, tingkatan para redaktur pelaksana (Redpel) atau pemimpin redaksi (Pemred) hanya satu kelas untuk 6 orang. Masing-masing kelas diawasi satu penguji,” kata Sarjono saat konferensi pers di Sekretariat PWI Sultra usai kegiatan pra UKW yang digelar secara virtual. Selasa, 23 Februari 2021.

Salah satu wartawan senior di LKBN Antara ini lebih jauh menjelaskan, materi ujian kompetensi wartawan ini berkaitan dengan profesi yang dijalani sehari-hari sebagai awak media. Mulai dari proses reportase, menulis berita, teknik wawancara, menyunting berita, perencanaan dan koordinasi liputan, rapat redaksi, rancangan isi rubrik, hingga pemahaman etika profesi dan undang-undang pers.

“Kita upayakan semua anggota PWI Sultra dan yang tersebar di media-media, terakomodir. Juga wartawan yang belum bergabung di organisasi namun bekerja di media berbadan hukum tersertifikasi,” sambung Sarjono.

Ia menambahkan, tujuan UKW ini untuk meningkatkan profesionalisme wartawan sesuai kode etik jurnalistik dan amanah Undang-undang Pers Nomor 40 tahun 1999. Penyelenggaraan UKW dilakukan atas petunjuk peraturan Dewan Pers, untuk mensertifikasi setiap pekerja pers agar kompeten dalam melaksanakan tugasnya sebagai pilar keempat demokrasi.

Penulis: Nanang Sofyan

Pos terkait