PWI Sultra Cetak 53 Wartawan Kompeten

  • Whatsapp

WAWONIINEWS.COM : KENDARI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat bekerja sama dengan Dewan Pers menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di 34 provinsi.

Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sendiri mendapat jatah 54 wartawan untuk mengikuti UKW dengan tiga jenjang yaitu 18 pewarta jenjang Muda, 30 jenjang Madya dan 6 pewarta jenjang Utama. UKW ini digelar salah satu hotel ternama di Kendari mulai 3-5 Maret 2021.

54 wartawan yang mengikuti ujian tersebut berasal dari berbagai media, baik media cetak, elektronik maupun media siber (online). Dari 54 satu diantaranya dari jenjang Madya dinyatakan belum berkompeten alias tidak lulus. Sementara 53 wartawan lainnya dinyatakan lulus

“Dari 54 peserta ujian kompetensi wartawan, 53 pewarta dinyatakan lulus atau telah berkompeten. Sedang satu orang wartawan dari jenjang Madya belum berkompeten,” kata Direktur Uji Kompetensi Wartawan PWI Pusat, Prof. Dr. Rajab Ritonga dalam sambutannya pada penutupan UKW. Jumat, 5 Maret 2021.

Komisioner Dewan Pers, Agung Dharmajaya (tengah) bersama Direktur UKW PWI Pusat, Prof. Dr. Rajab Ritonga (kiri) dan Ketuw PWI Sultra Sarjono (kanan).

Wartawan senior itu juga menekankan kepada wartawan yang baru saja dinyatakan berkompeten bahwa harus menaati amanat Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Kemudian jaga nama baik profesi mulia ini dari mereka yang sering ngaku-ngaku wartawan yang tidak profesional atau wartawan UUD (Ujung-Ujung Duit).

“Jaga nama baik profesi mulia kita ini. Saya juga sampaikan kepada wartawan yang belum kompeten jangan berkecil hati,” ujar Prof. Rajab Ritonga.

Ditempat yang sama, Sarjono berharap kedepan PWI Sultra bisa mendapat jatah yang lebih karena masih banyak wartawan yang belum mengikuti UKW karena keterbatasan quota.

“54 wartawan ikut UKW ini telah melewati proses seleksi yang cukup berat karena banyaknya peminat. Untuk itu kedepan kita berharap PWI Sultra dapat quota yang lebih,” pungkas Ketua PWI Sultra Sarjono.

Seorang jurnalis (wartawan) berkompeten tentu akan profesional. Itulah tujuan UKW ini agar melahirkan wartawan profesional, tidak melanggar Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalis sebagai pedoman wartawan profesional.

“Kami (Dewan Pers) hampir setiap hari mendapat aduan tentang pelangaran wartawan. Jadi jaga profesi ini pedomannya jelas sesuai Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalis,” kata Komisioner Dewan Pers, Agung Dharmajaya sesaat sebelum menutup acara pelaksanaan UKW di Sultra tahun 2021.

Penulis: Nanang Sofyan

Pos terkait