Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMAN 1 Wawonii Timur Gelar Rapat Komite Sekolah

  • Whatsapp
Rapat sinkronisasi program sekolah dan komite SMAN 1 Wawonii Timur.

WAWONIINEWS.COM : KONKEP – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Wawonii Timur, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat sinkronisasi program sekolah bersama pihak komite SMAN1 Wawonii Timur.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Wawonii Timur, Jafar, S. Pd., M. Kom. Dalam sambutannya mengatakan tujuan pelaksanaan rapat sinkronisasi bersama komite sekolah adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Kecamatan Wawonii Timur, Konkep.

Tidak cuman itu, mantan guru SMAN 9 Kendari ini menjelaskan bahwa masyarakat perlu mengetahui program yang dicanangkan oleh pihak sekolah. Hal itu berkaitan dengan peningkatan kualitas proses belajar siswa di sekolah.

“Karena dengan keadaan guru dan program peningkatan layanan pendidikan serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana penunjang proses pembelajaran sangat dibutuhkan peran serta komite dan masyarakat untuk mewujudkan peningkatan layanan pendidikan” kata Kepala Sekolah SMAN 1 Wawonii Timur, Jafar kepada Wawoniinews.com. Jumat, 12 Maret 2021.

“Kami pihak sekolah sangat mengharapkan peran aktif masyarakat dan komite sekolah karena akan berpengaruh terhadap peningkatan akreditasi dan mutu pendidikan SMAN 1 Wawonii Timur ini,” tambah pria yang dikenal murah senyum ini.

Rapat ini juga, lanjut Kepsek SMAN 1 Wawonii Timur yang baru-baru saja dilantik itu mengatakan, kesepakatan rapat ini juga telah menyetujui program pembangunan Mushalah dikawasan lingkungan sekolah.

Hal itu ditandai dengan terbentuknya panitia pembangunan sarana beribadah itu dengan melibatkan masyarakat dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Wawonii Timur.

“Tujuannya agar menjadi wadah pembinaan keagamaan seluruh stackholder sekolah, khususnya masyarakat di sekitar sekolah ini,” ujarnya.

Sekretaris PGRI Provinsi Sultra ini harus bekerja ekstra untuk mewujudkan pelayanan pendidikan yang baik dan menciptakan pembelajaran yang dapat setara dengan sekolah lainnya.

Pasalnya, sekolah yang di pimpinnya itu (SMAN 1 Wawonii Timur, red) hanya memiliki 6 guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) sisahnya 11 orang guru non PNS atau GTT.

“Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra harus benar-benar melaksanakan kebijakan pemerataan terhadap guru sebagai tenaga pendidik. Sekarang banyak guru-guru PNS menumpuk di sekolah- sekolah tertentu sementara ditempat lain masih banyak yang kekurangan,” pungkas Kepsek SMAN 1 Wawonii Timur Jafar.

Penulis: Aan Ahmad/Nanang

Pos terkait