Progres Pembangunan SPBU BBM Satu Harga Milik PT. TPW Capai 40 Persen

  • Whatsapp
Pembangunan SPBU BBM satu harga milik PT Tenri Pulau Wawonii di Desa Roko-Roko Kecamatan Wawonii Tenggara, Konkep. Foto: WN

WAWONIINEWS.COM : KONKEP – Keseriusan pihak PT. Tenri Pulau Wawonii (TPW) berinvestasi di bumi Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) perlahan mulai ditunjukkan. Hal itu diakui oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Konkep melalui Bagian Ekonomi usai melakukan monitoring dan pengawasan di lokasi pembangunan Stasiun Pengisian bahan Bakar Umum (SPBU) untuk BBM satu harga di Desa Roko-Roko Kecamatan Wawonii Tenggara pada Selasa, 23 Maret 2021. Progres pembangunannya sudah mencapai 40 persen.

“Sesuai hasil monitoring dan pengawasan tim kami pada Selasa Kemarin (23/3) menandakan pihak PT. TPW ini serius berinsvestasi. Progres pembangunannya sudah sekitar 40 persen pekerjaannya,” kata Kabag Ekonomi Konkep, Chaerullah diruang kerjanya pada Rabu, 24 Maret 2021.

Progres 40 persen pengerjaan SPBU satu harga itu dimaksud karena sudah masuk tahap penimbunan tangki penampung BBM sebanyak 3 unit. “Kemudian dispenser sudah ada, area SPBU sudah rampung dikelilingi pondasi bangunannya,” tambah Chaerullah.

Direktur PT Tenri Pulau Wawonii, Ady Faisal Prawidya

Tempat terpisah Direktur PT. TPW, Ady Faisal Prawidya mengatakan bahwa pihaknya melalukan pekerjaan pembangunan SPBU satu harga yang dimulai dari penentuan lokasi, penanaman tangki timbun 3 unit semua sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP) Pertamina.

“Untuk proses penanaman tangki timbun itu sudah ditangani langsung kontraktor, Fendor dari pihak Pertamina langsung. Iya kalau soal progresnya sudah kisaran 40-45 persen. Kendalanya biasa hanya faktor cuaca saja yang sedikit menghambat pekerjaan,” jelas Ical sapaan akrabnya kepada Wawoniinews.com.

Untuk kuotanya, PT. TPW SPBU penyalur BMM satu harga di wilayah Kecamatan Wawonii Tenggara itu diberikan kuota percobaan sebanyak 55 Kiloliter (Kl).

“Kami diberi kuota percobaan untuk BBM premium (Bensin) 45 Kl dan BBM jenis Solar 15 Kl, ini jenis BBM Subsidi satu harga yakni Solar harganya Rp 5.150 per liter dan Bensin Rp 6.450 perliter,”katanya.

Lebih jauh Ical menjelaskan, selain BBM Subsidi pihaknya berencana menyediakan BBM non subsidi seperti BBM jenis Pertamax, Dexlite dan Pertalite. Hal itu untuk memenuhi kebutuhan konsumen sebagai pengguna BBM.

“Agar kebutuhan energi khususnya BBM di Konkep dapat terpenuhi dan dapat membantu kelancaran kegiatan perekonomian masyarakat Wawonii. Dan pemerintah dalam pembangunan daerah kedepannya,” pungkasnya.

Penulis : Aan Ahmad/Nanang

Pos terkait