Sampah Meluber di Lapangan TPI Langara Timbulkan Bau Busuk

  • Whatsapp
Tumpukan Sampah yang Meluber dan timbulkan bau busuk di lokasi eks pasar Langara (Lapangan TPI Langara) sejak Januari sampai saat ini belum diangkut petugas kebersihan DLH Konkep. Foto: WN

WAWONIINEWS.COM: KONKEP – Tumpukan sampah di lokasi eks pasar Langara tepatnya di pelataran Lapangan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kelurahan Langara Laut Kecamatan Wawonii Barat,  Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Provinsi Sulawesi Tenggra (Sultra) sudah meluber atau meluap. Parahnya lagi, tumpukan sampah itu mengeluarkan aroma bau busuk yang menyengat.  warga sekitar sangat resah dengan kondisi itu.

Berdasarkan pantauan Wawoniinews.com pada Rabu, 24 Maret 2021 sampah yang meluap hampir sampai ke jalan. Padahal bak penampungan sampah yang disiapkan Pemerintah Daerah (Pemda) Konkep melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berada cukup jauh dari jalan, jaraknya sekita 200 meter. Namun kondisi bak sudah tidak mampu lagi menampung sampah, akibatnya sampah meluap hampir ke bahu jalan.

Sampah di Lapangan TPI Langara yang meluap hampir sampai ke bahu jalan. Foto:WN

Amiruddin (36) warga Kelurahan Langara Laut menjelaskan keresahannya akibat tumpukan sampah yang tak jauh dari lokasi rumahnya. Betapa tidak Amir yang kesehariannya menjaga dagangannya itu harus menghirup aroma bau busuk dari sampah rumah tangga.

“Setiap hari warga membuang di situ (Lapangan TPI Langara) pak sampahnya. Sementara pihak petugas kebersihan DLH Konkep sudah tidak pernah datang mengangkut sampah. Kasian kita warga disiti setiap hari cium aroma bau busuk terus. Terganggu sekali pak,” cerita Amir sapaan akrab Amiruddin saat ditemui di kediamannya. Rabu, 24 Maret 2021.

Kondisi ini lanjut Amir baru tahun ini terjadi. Tahun sebelumnya Pemda tidak membiarkan sampah tertumpuk sampai meluber seperti itu. “Dari awal tahun sudah tidak ada petugas kebersihan yang datang mengangkut sampah itu. Biasanya per dua minggu sudah ada petugas yang datang membersihkan. Tetapi sekarang sudah tidak ada, busuk sekali pak,” tambah Amir.

Nampak sampah warga yang menumpuk di taman Gerbang Langara tepat depan rumah Amiruddin. Foto:WN

“Bahkan kadang warga yang datang membuang sampahnya sudah membuang di tong sampah taman itu pas depan rumah ku (taman gerbang Langara) karena sudah tidak sanggup ke bak sampah karena bau busuk, kalau saya lihat saya tegur juga pak,” ceritanya.

Ditempat terpisah Kepala Dinas (Kadis) DLH Konkep, Nur Asri, S. Pd saat dikonfirmasih membenarkan kondisi sampah di TPI Langara yang sudah menumpuk dan meluap hampir ke jalan eks pasar Langara itu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Konkep, Nur Asri, S. Pd

Menurutnya, kondisi itu akibat belum adanya petugas kebersihan yang berstatus Pegawai Harian Lepas (PHL) di instansinya untuk tahun 2021. Sebab petugas kebersihan yang sebelumnya sudah habis masa kerjanya. Karena kontrak SK PHL hanya satu tahun.

“Iya benar kondisi sampah sekarang sudah menumpuk. Kami di DLH belum punya petugas lapangan yang mau bekerja karena belum keluar SK dari Bupati Konkep. Namanya sudah ada hanya mereka juga akan bekerja kalau sudah jelas keluar SK PHLnya,” kata Nur Asri melalui via selulernya.

Dia pun mengatakan saat ini tenaga pegawai berstatus ASN di DLH cuman 8 orang, sedangkan yang diusulkan untuk pegawai harian lepas yang sekarang sedang menunggu SK Bupati sebanyak 30 orang.

“Saya juga tidak bisa paksakan karena baru sebatas usulan tenaga PHL mereka juga akan bekerja ketika sudah ada Sknya,” ujarnya.

Untuk itu Nur Asri berharap agar SK PHL di instansinya segera dikeluarkan. Sebab kerja petugas kebersihan sudah banyak yang menumpuk bahkan sudah meresahkan warga dengan kondisi tumpukan sampah.

“Semoga SK para petugas kebersihan kita secepatnya keluar, biar sampah yang sudah menumpuk segera diatasi,” harap Nur Asri.

Penulis: Aan Ahmad/Nanang

Pos terkait