Tercantum Namanya sebagai Sekretaris, Muhamad Subri Akan Polisikan Ketua Alemako Sultra

  • Whatsapp
Muhamad Subri (kanan) dan Asnal (kiri)

WAWONIINEWS.COM : KONKEP – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Anti Korupsi Sulawesi Tenggara (Alemako-Sultra), Irfan akan dilaporkan di Kepolisian Daerah (Polda) Sultra. Jumat, 9 April 2021.

Hal itu dilakukan Muhamad Subri lantaran namanya dicantumkan sebagai Sekretaris Alemako Sultra tanpa sepengetahuannya. Ia menduga ada pemalsuan tanda tangan surat persetujuan sebagai pelapor dalam laporan yang dilayangkan oleh Alamako Sultra adanya dugaan korupsi sejumlah Kepala Desa (Kades) di Konkep terkait penggunaan Dana Desa (DD).

Merasa keberatan namanya dicantumkan sebagai Sekretaris Alemako Sultra dan sebagai pelapor atas dugaan korupsi sejumlah Kades yang dilaporkan di Kejari Konawe dan Kejati Sultra, dengan tegas Subri (sapaan akrabnya) mengatakan keberatan, bahkan ia bilang akan mempidanakan ketua Alemako Sultra, Irfan  atas perbuatan pidana pemalsuan tanda tangan.

“Atas adanya pencatutan dan pemalsuan tandatangan saya dalam laporan Alemako Sultra tanpa se izin dari saya atas laporan Alemako Sultra terkait dugaan tindak pidana korupsi sejumlah Kades di Konkep. Maka saya akan laporkan tindak pidana terkait pemalsuan tanda tangan saya kepada pihak kepolisian Polda Sultra. Selambatnya 2×24 jam sejak terbitnya rilis pers saya ini,” kata Muhamad Subri kepada media ini melalui via selulernya. Kamis, 8 April 2021, malam.

“Karena perbuatannya melanggar KUHP pasal 263. Ini merupakan bentuk keberatan hukum saya atas pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Alemako Sultra,” tambah Subri dengan nada kesalnya.

Subri juga menyampaikan permohonan maaf kepada sejumlah Kades di Konkep atas adanya laporan terkait dugaan korupsi DD yang mengatasnamakan dirinya sebagai Sekretaris LSM Alemako Sultra dan juga sebagai pelapor.

“Dengan ini saya mohon maaf kepada masyarakat dan Kades lingkup Pemerintah Daerah Konawe Kepulauan atas kejadian ini. pastinya hari ini akan melaporkan kasus pemalsuan ini ke Polda sultra,” tegas Subri.

Perlu diketahui beberapa waktu lalu LSM Alemako Sultra telah melaporkan 11 Kades di Konkep atas dugaan korupsi penggunaan ADD dan DD mulai tahun anggaran 2018, 2019 dan 2020 di Kejari Konawe dan Kejati Sultra.
 
Menanggapi laporan Alemako Sultra Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Konkep, Asnal melalui kuasa hukumnya akan melaporkan LSM Alemako Sultra terkait legalitas keberadaan LSM tersebut yang tidak terdaftar di Kemenkumham dan Kesbangpol Sultra.

Penulis: Aan Ahmad

Pos terkait