Tim Hukum AHY: Pelaku KLB Ilegal Deli Serdang Kalah Telak 0-4

  • Whatsapp
Tim Kuasa Hukum AHY, Muhajir. FOTO: istimewa

WAWONIINEWS.COM : JAKARTA – Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) kembali menolak gugatan hukum pelaku Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang yang menggugat Ketua Umum resmi DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Senin (17/5/2021).

Berdasarkan amar Putusan PN-Jakpus perkara nomor: 167/Pdt.Sus-Parpol/2021/PN.Jkt.Pst, dimana PN-Jakpus menolak gugatan mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Maluku Utara, Yulius Dagilaha yang menggugat DPP Partai Demokrat terkait pemberhentiannya sebagai Ketua DPC Partai Demokrat untuk Kabupaten Halut.

Tim Advokasi Hukum Partai Demokrat, Muhajir mengatakan setelah ditolaknya permohonan pengesahan hasil KLB Deli Serdang oleh Menkumham, serta 3 kali penolakan gugatan para pendukung KSP Moeldoko dan Jhoni Allen di PN Jakpus, maka skor saat ini pelaku KLB Partai Demomrat ilegal Deli Serdang itu kalah 0-4.

“Ini menunjukkan, berbagai kebohongan yang mereka sampaikan kepada Publik selama 4 bulan ini terbukti tidak berlandaskan hukum. Mereka (pelaku KLB ilegal Partai Demokrat Deli Serdang kalah telak 0-4,” pungkas Muhajir. Senin (17/5).

“Kami sangat bersyukur karena permintaan kami di Pengadilan agar menolak gugatan tersebut untuk disidangkan kembali dikabulkan oleh Majelis Hakim,” tambah Muhajir.

Berdasarkan Pasal 32 UU Parpol Nomor 2 Tahun 2011 bahwa perselisihan internal Parpol dapat diselesaikan oleh Mahkamah Partai yang keanggotaannya telah disahkan oleh Menkumham.

“Jadi tidak langsung ke pengadilan,” kata Muhajir lagi.

Dalam amar putusan perkara nomor 167 menyatakan, Pertama mengabulkan eksepsi tergugat tentang kompetensi absolut. Kedua, menyatakan PN Jakpus tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini. Ketiga, menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara ini.

Melawan Propaganda Post Truth Politics

Lebih jauh, Muhajir menegaskan, sampai saat ini Partai Demokrat dibawa kepemimpinan Ketum AHY hanya mengajukan satu (1) gugatan yang masih berjalan di PN Jakpus.

Ditegaskan Muhajir bahwa Partai Demokrat pimpinan AHY menggugat dua belas (12) mantan kader Partai Demokrat terkait Perbuatan Melawan Hukum.

“Langkah hukum terhadap para aktor KLB tersebut harus kami tempuh untuk mencegah ‘post truth politic’, yaitu propaganda kebohongan yang diulang-ulang sebagai upaya untuk menggeser pemahaman publik perihal moral dan fakta hukum terkait sebuah kebenaran. Jika kita cermati, hal ini sedang marak terjadi di negara kita.” terang dia.

Adapun dua belas (12) nama mantan kader Partai Demokrat yang digugat mereka adalah, Jhoni Allen Marbun, Marzuki Alie, Darmizal, Max Sopacua, M. Rahmad, Tri Julianto, Ahmad Yahya, Sofwatillah, Yus Sudarso, Boyke Novrizon, Supandi R. Sugondo, dan Aswin Ali Nasution.

Penulis: Nanang Sofyan

Pos terkait