Ditangan Anas Arhum Pembangunan Desa Mata Baho Kian Nampak

  • Whatsapp
Kepala Desa Mata Baho, Anas Arhum (Dok: Awan/WN)
Kepala Desa Mata Baho, Anas Arhum (Dok: Awan/WN)

WAWONIINEWS.COM, LANGARA- Kemajuan dan kesuksesan pada suatu wilayah, tidak lepas dari karakter dan leadership pemimpinya sebagai ujung tombak pembangunan. Di desa Mata Baho Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) dulunya desa tersebut dikenal sebagai desa terisolir dari beberapa desa yang ada di Kecamatan Wawonii Barat, bagaimana tidak, desa yang didiami 410 jiwa itu, merasakan penerangan listrik PLN terhitung beberapa tahun terakhir ini.

Bacaan Lainnya

Letak desa Mata Baho begitu strategis, desa yang memiliki penduduk mayoritas suku Buton ini terletak di lintasan pegunungan barat timur konkep, tidak hanya potensi wisata alam yang dimiliki, tetapi desa yang diangkat dari kata ‘ Mata Air’ yang berarti Mata Baho juga ditunjang keunggulan Pertanian dan Perkebunannya.

Tiga tahun Anas Arhum menahkodai desa Mata Baho, ditangannya, pembangunan desa tersebut kian nampak, Anas Arhum berhasil merubah mimpi buruk warga desa Mata Baho dari keterisoliran menjadi desa berkembang sejumlah program telah direalisasikan mulai dari bidang infrastruktur, kesehatan, pertanian dan lainnya sebagainya.

“Alhamdulillah saya dapat dipercayakan menahkodai desa Mata Baho, sebagai ujung tombak pembangunan pada desa ini saya bertanggung jawab penuh atas itu, mengenai perioritas pembangunan sebelumnya saya selaku pemerintah desa selalu mengedepankan musyawarah kepada masyarakat serta pihak terkait, terlebih kalau itu mengenai pembangunan desa,” kata dia, Rabu (02/06/2021).

“Mungkin dulunya pemerintah desa belum memiliki anggaran untuk pembangunan desa seperti saat ini, orang orang tidak ada yang mengira desa ini bakal seperti saat ini, memang betul kami masih kekurangan beberapa jaringan telefon, disini yang ada hanya satu jaringan telefon yakni Indosat. Pihak Dinas Kominfo sudah turun tinjau lokasi mudah mudahan secepatnya,” kata Anas.

Pembukaan Jalan Pertanian Desa Mata Baho Kec. Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulaun (Foto: Awan/WN)

“Kini rumah warga telah mendapatkan penerangan PLN. Kalau dulunya hanya beberapa orang yang memakai penerangan listrik hanya mereka yang punya mesin Generator set,” tambah dia.

Lebih lanjut Anas mengatakan, pihaknya ditahun ini melalui Dana Desa (DD) memprogramkan pembangunan jalan tani
pembuangan massa air secara alami atau drainase.

“Kami anggarkan pembukaan jalan tani Rp 206.336.000 sepanjang 570 meter sedangkan drainase Rp 338.589.160 dengan panjang 521 meter,” terang Anas.

Anas juga Ia telah menyelesaikan pembangunan posko yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19 yang dikucurkan melalui DD dengan besaran delapan persen.

“Tahun ini anggaran kami yang delapan persen itu mengenai penangan Covid-19 diantaranya pembangunan posko pengadaan Hend sanitaizer serta pengadaan masker,” ungkapnya.

Posko Tanggap Covid-19 Desa Mata Baho Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulaun (Foto:Awan/WN)

Ia berharap, kedepannya desa Mata Baho mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Daerah (Pemda) mengenai perbaikan akses jalan menuju Mata Baho.

“Saya berharap akses menuju desa kami dapat perhatian khusus dari Pemda Kabupaten, untuk saat ini kita sama sama tau keterbatasan anggaran akibat covid-19 tapi untuk nantinya kami berharap akses menuju desa ini dapat perhatian,” tandasnya.

Penulis: Awan/Aldi

Pos terkait