Pemkab Konkep Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pengembangan Ekonomi Kreatif

  • Whatsapp
Fose bersama pelaku ekraf di Konkep usai loka latih bersama Dispar Konkep dan para pemateri. Foto: Awan/WN

WAWONIINEWS.COM : KONKEP – Meningkatkan ekonomi masyarakat merupakan salah satu tugas dan tanggung jawab pemerintah. Untuk itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Kepulauan (Konkep), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendorong masyarakatnya untuk meningkatkan ekonomi kreatif sesuai keterampilan yang dimiliki. Selasa, 15 Juni 2021.

Bacaan Lainnya

Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparmudora dan Ekraf) Konkep menggelar kegiatan loka latih ekonomi kreatif sebagai langkah menumbuh kembangkan wirausaha ekonomi kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Wawonii. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pantai Kampa (objek wisata andalan Konkep) beberapa waktu lalu, sasaran loka latih tersebut melibatkan puluhan pelaku ekraf di pulau berlambang hati itu.

Kepala Bidang Ekraf Disparmudora Konkep, Jumin mengatakan Loka Latih ini melibatkan pemateri yang cukup handal pada bidang ekraf. Mereka adalah Kepala Seksi Industri Ekraf, Bidang Ekraf Dispar Provinsi Sultra, Max Rhein T dengan materi tentang strategi pengembangan ekonomi kreatif di Sulawesi Tenggara.

Sedangkan pemateri kedua yakni membangun desa wisata melalui penguatan jejaring ekonomi kreatif oleh Rasmala Dewi Rahcman, S. Par, selaku Ketua DPD Masata Sultra, Ketua Perwakilan Dewisnu Sultra, Konsultan Pariwisata Guide Trainer HPI Organisation.

”Loka latih itu dilaksanakan untuk menumbuh kembangkan ekonomi kreatif. Sebab melalui ekonomi kreatif merupakan salah satu langkah meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Jumin.

Kepala Seksi Industri Kreatif Dispar Sultra, Max Rhein T. Mengatakan pelaku ekonomi kratif adalah orang yang memiliki ide, gagasan pemikiran yang kreatif dalam menciptakan produk kreatifitasnya.

Salah satu yang menjadi produk yang bisa didorong seperti produk kripik cumi. “Kripik ini belum ada di Kendari, saya baru dengar di Konkep. Masyarakat harus manfaatkan potensi daerah yang milimpah, dan ini peluang besar untuk pelaku ekraf,” katanya dalam membawakan materinya.

Max mengaku, di Konkep memiliki banyak potensi untuk mengembangkan ekraf. Baik dari hasil laut, pertanian dan lainnya. “Kemudian hasil prodak kreatifitas itu harus di labelkan agar tidak di ambil oleh orang lain,” tambahnya.

Sementara Rasmala Dewi Rahcman menjelaskan, sinergitas desa wisata dan ekonomi kreatif local yang dihasilkan oleh para pelaku ekraf sendiri akan menjadi oleh-oleh atau buah tangan khas desa wisata yang menjadi desa tujuan para wisatawan. Kemudian itu juga akanmenjadi daya Tarik wisata desa tersendiri.

Dewi sapaan akrabnya menjabarkan lebih jauh, Konkep sendiri harus memiliki icon menjadi kampung kreatif. Olehnya itu Pemda harus mendukung masyarakatnya yang bergerak pada ekonomi kreatif dengan mempunyai strategi membentuk kampong kreatif di Wawonii, karena potensi baik SDM maupun SDA yang kaya.

“Strategi dimaksud adalah membentuk sdm ekraft yang berkualitas. Mengadakan pelatihan dan memberikan pendampingan kepada pelaku ekraft, memfasilitasi bantuan hibah kepada pelaku ekraft local. Menyiapkan wadah dan pasar daerah maupun internasional srta melakukan pameran produk ekraft setiap tahun,” kata Dewi.

Sementara itu, Kadis Parmudora dan Ekraf Konkep, Armin menuturkan output dari kegiatan tersebut adalah akan memfasilitasi dengan memanfaatkan tempat usaha kuliner yang sudah disiapkan Pemda Konkep yang berada di Pantai Kampa.

Armin bilang, untuk membuka ekosistem ekraf, maka salah satu yang menjadi tolak ukurnya adalah produk hasil kreatifitas pelaku ekraf sendiri.

“Hasil produk pelaku ekraf harus unik dan punya nilai agar banyak diminati orang,” katanya.

Penulis: Awan/ Nanang

Pos terkait