Dinkes Butur Gandeng Prodi Magister Kesmas UHO Edukasi Warga Pesisir Soal Stunting

  • Whatsapp
Sosialisasi Stunting oleh Dinkes Butur bersama Prodi Magister Kesmas UHO pada masyarakat pesisir Butur. (Foto: dok)

WAWONIINEWS.COM : BUTUR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Buton Utara (Butur) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggandeng Prodi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo (Kesmas- UHO) memberikan edukasi soal Stunting atau masalah kekurangan gizi terhadap anak pada masyarakat Desa Malalanda Kecamatan Kulisusu dengan tema “Edukasi Stunting pada Masyarakat Pesisir” (Sabtu 19/06/2021).

Pelaksana Tugas Kepala Desa Malalanda, Ida Moharani mengatakan, pihaknya sangat bersyukur adanya kegiatan edukasi Stunting, dengan itu masyarakat dapat menambah wawasan mengenai asupan terhadap anak agar tidak kurang gizi.

Bacaan Lainnya

“Dengan kegiatan ini masyarakat dapat mengetahui mengenai asupan gizi terhadap anak,” ungkapnya.

Pemateri sosialisasi pada masyarakat wilayah pesisir, Ardan menerangkan, Stunting ini umumnya terjadi disebabkan kurangnya asupan nutrisi pada 1.000 hari pertama anak. Hitungan 1.000 hari dimulai sejak janin sampai anak berusia 2 tahun, permasalahan Stunting mulai terjadi dari sejak dalam kandungan.

Di tempat yang sama ketua tim kegiatan Budi Ansar menambahkan, dalam melaksanakan kegiatan tersebut pihaknya terfokus di Desa malalanda terlebih dahulu.

“Karena sudah ada beberapa anak yang terindikasi Stunting makanya kami dahulukan didesa ini pada kegiatan ini juga kami memantau jumlah kunjungan Balita di posyandu apakah sudah seratus persen atau belum, karena jika tidak mencapai seratus persen berarti ada kesenjangan dan kemungkinan bisa ada pelayanan yang terlewatkan,” kata dia.

Ansar juga mengingatkan kepada kepala Puskesmas (Kapus) Bone Rombo agar Lebih memperhatikan masalah Sanitasi air bersih, karena itu menjadi salah satu faktor dari gejala Stunting ini.

Pos terkait