Kasus Positif Covid-19 di Konkep Bertambah, Kini Sudah 10 Orang

  • Whatsapp
Foto: Aan Ahmad/WNC

WAWONIINEWS.COM, LANGARA – Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) saat ini terus bertambah di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara (Sultra). Kasus positif terpapar kini mencapai 10 orang.

Diketahui, sebelumnya dinyatakan lima orang yang positif, berasal dari Desa Nambo Jaya, Langara Tanjung Batu, dan Desa Mata Langara masing-masing satu orang, dan dua dari Desa Langara Iwawo.

Bacaan Lainnya

Penambahan kasus itu menguak saat dikonfirmasi pada koordinator perawatan isolasi Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konkep, Narto Asep Deni.

“Seperti yang dikatakan Kadis Kesehatan bahwa dua orang dari Desa Nambo Jaya dan Langara Tanjung Batu sedang dalam masa perawatan di RSUD Kota Kendari, sedangkan untuk tiga orangnya sementara perawatan di RSUD Konkep,” katanya.

Sementara penambahannya, lanjut Narto (sapaan akrabnya), tiga orang berasal dari Desa Sinar Mosolo Kecamatan Wawonii Tenggara, satu petugas Puskesmas Polara, dan satu lagi petugas isolasi Covid-19.

“Untuk yang 3 orang masih berada di Desa Sinar Mosolo sementara isolasi mandiri sambil menunggu hasil swab test PCR, 1 orang petugas Puskesmas Polara dan sekarang lagi sementara di isolasi RSUD Konkep, sedangkan untuk 1 orang yaitu petugas isolasi Covid-19 sementara juga lagi isolasi di RSUD Konkep,” terangnya

Sekretaris Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Konkep ini memaparkan, virus yang saat ini menyerang 10 orang tersebut adalah virus varian baru. Akan tetapi, pihaknya tak dapat memberikan informasi detail tentang nama virus tersebut.

“Yang menyerang 10 orang ini adalah virus varian baru, karena menurut informasi yang saya dengar bahwa virus ini sangat ganas karena untuk berpapasanpun kita bisa ikut tertular,” tambahnya.

Narto juga menceritakan, di Desa Mosolo yang baru saja melaksanakan kegiatan Lomba Desa Tingkat Provinsi, setelah dilalukan tracking ke desa tersebut, sebagian besar warganya terpapar virus Covid-19.

“Baru-baru ini saya dan tim melakukan pemeriksaan di Desa Sinar Mosolo. Disana saya melihat sebagian besar warga desa memakai obat manual yang ditempelkan ke kepala serta leher mereka. Dengan berbagai pertanyaan saya berpikiran kalau ini adalah gejala virus Covid-19,” tukasnya.

Penulis : Aan Ahmad
Editor: Gugus Suryaman

Pos terkait