Tebang Pohon Lapor Dahulu ke PLN Langara, Ada SE Bupati Agar Tidak Terjadi Pemadaman

  • Whatsapp
Pohon kelapa tumbang yang ditebang tanpa koordinasi ke PLN sehingga terjadi pemadaman. (Foto: Aan Ahmad/WN)

WAWONIINEWS.COM : LANGARA – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelayanan (UP) Langara Kabupaten Konawe Kepulauan Sulawesi Tenggara, menghimbau masyarakat Konkep ikut berpartisipasi menjaga jarak aman pohon maupun rumah atau bangunan dengan jaringan listrik.

Diungkapkan Kepala Divisi Teknis Jaringan dan Pelayanan UP Langara, Danang, Sabtu (10 Juli 2021), bahwa sering terjadi padam lampu dikarenakan gangguan jaringan akibat pohon tumbang yang menimpa Jaringan Tegangan Menengah (JTM).

Bacaan Lainnya

“Ada pohon tumbang di Desa Lantula arah jalan menuju Desa Mata Baho yang mengakibatkan gangguan listrik. Masyarakat menebang pohon mengenai jaringan sehingga terjadi pemadaman listrik,” Danang mencontohkan, Sabtu (10/7/21).

Dia mengharapkan masyarakat yang akan melakukan penebangan pohon, melapor terlebih dahulu ke UP agar pihak teknisi jaringan PLN mendampingi. Sehingga dapat meminimalisir terjadinya gangguan jaringan listrik.

“Tadi ada masyarakat yang melapor, pas kita sudah sampai di titik lokasi ternyata pohon kelapa mereka sudah sandar ke jaringan listrik. Dan secara tiba-tiba mereka menebang pohon tanpa arahan dari pihak teknisi jaringan. Seharusnya sebelum dilakukan penebangan pohon warga terlebih dahulu melaporkan ke UP pelayanan, agar pihak teknisi dapat membantu sehingga tidak terjadi pemadaman listrik seperti tadi,” jelasnya.

Untuk diketahui, Bupati Konkep Amrullah, telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh Camat se-Kabupaten Konkep, untuk dukungan pengamanan jarak aman pohon dan bangunan dengan jaringan listrik, juga tentang pembayaran listrik tepat waktu.

“Di surat edaran Nomor 775 Tahun 2021 itu, isinya kepada seluruh stakeholder untuk berpartisipasi dalam pengawasan dan kerja sama jarak aman pohon dan bangunan terhadap jaringan listrik. Surat edaran ini keluar pada tanggal 28 Juni 2021,” katanya.

“Saya atas nama UP pelayanan listrik PT. PLN Langara Cabang Benubenua meminta maaf kepada masyarakat Konkep, karena sering terjadi pemadaman lampu diakibatkan gangguan jaringan listrik,” kata Danang.

Untuk dipahami jarak aman antara pohon maupun bangunan ke jaringan listrik PLN yaitu 3 meter.

Penulis : Aan Ahmad
Editor: Gugus Suryaman

Pos terkait