Dua Periode Amrullah-Lutfi, Membangun Wawonii dengan Asas Kekeluargaan

  • Whatsapp
Kantor Bupati Konkep yang dibangun di masa kepemimpinan Amrullah-Andi Lutfi. (Foto: dok)

WAWONIINEWS.COM: LANGARA – Pulau Wawonii yang kini telah menjadi satu daerah otonom sendiri yakni Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), butuh perjuangan yang cukup panjang  untuk terbentuk sebagai salah satu Daerah Otonomi Baru (DOB) pada tahun 2013. Perjuangan itu tidak dilakukan oleh segelintir orang saja, tetapi diperjuangkan bersama-sama atas nama rakyat Wawonii.

Kebersamaan itulah yang menjadi kekuatan utama pasangan Ir. H. Amrullah MT. dan Andi Muhammad Lutfi SE., MM. untuk berani melakukan perubahan selama dua periode memimpin di Pulau Kelapa tersebut.

Perayaan HUT Kabupaten Konkep ke-9 bersama Bupati dan Wakil Bupati, Amrullah-Andi M. Lutfi. (Foto: Dok)

“Kita ini hanya membuat konsep, tetapi visi itu adalah milik turun-temurun dari orang-orang tua kita yang mewariskan pulau ini, kemudian kita urus, kita bangun untuk kepentingan kita semua dan kesejahteraan generasi dari masa ke masa. Ini harus menular dari generasi tua ke yang muda dan seterusnya agar semangat dan komitmen membangun pulau ini dengan asas kekeluargaan,” harapnya.

Terbukti setelah berhasil menjalankan visi Lingkaran Hati Emas di periode pertama bersama Andi Muhammad Lutfi, kini di periode kedua, duet insinyur dan ekonom tersebut masih bersama dan tetap harmonis dengan menjalankan visi “Wawonii Bangkit” atau Wawonii Berkembang, Kompetitif dan Tangguh.

“Karena satu pulau ini, kita adalah keluarga semua, keluarga besar masyarakat Wawonii, mari Kita bangun dengan asas kekeluargaan tetapi yang profesional agar kita bisa bersaing dengan daerah-daerah lain, bisa mengejar ketertinggalan kita dengan daerah lain,” ajaknya.

Jalan lingkar Pulau Wawonii yang teraspal 53,97 kilometer oleh Amrullah dan Andi Lutfi. (Foto: dok)

Di mmentum Hari Ulang Tahun (HUT) Konawe Kepulauan ke-9, Amrullah juga mengingatkan kepada masyarakat terutama generasi muda Pulau Wawonii, untuk tidak larut dalam sekat-sekat akibat proses demokrasi yang bisa meruntuhkan kekuatan kebersamaan dalam membangun daerah khususnya Pulau Wawonii.

“Pesan Saya pada generasi-generasi selanjutanya, demokrasi itu hanya sebuah proses menuju siapa yang kita sepakati untuk menakhodai suatu kaum, memimpin kita dalam proses pembangunan, tetapi setelah itu asas kekeluargaan jangan kita tinggalkan kerana itu perekat untuk kita tidak mudah dipecah belah, tidak mudah terprovokasi karena potensi kita untuk membangun yang sebenarnya adalah kebersamaan,” tutupnya.

Capaian Pembangunan Dua Periode Amrullah-Andi Lutfi

1.Wawonii Terang, jaringan listrik terkoneksi lingkar Wawonii.
2.Merdeka Sinyal, hapus area blankspot lingkar Wawonii.
3.Jalan Lingkar Wawonii teraspal 53,97 KM.
4.Bangun 25 unit jembatan permanen termasuk jembatan berbahan pracetak.
5.Layani air bersih sebanyak 7.578 rumah tangga.
6.Bangun 15 unit pelabuhan.
7.Bangun 12 unit pasar rakyat.
8.Cetak 756 hektar sawah demi wujudkan target swasembada pangan 2026.
9.Bagikan 543 paket alat tangkap nelayan.
10.Hidupkan 1.213 unit Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM).
11.Bangun industri pengolahan kelapa terpadu dan industri air mineral kemasan.
12.Fasilitasi 426 ruang kelas, 66 perpustakaan, 16 laboratorium IPA, dan 24 laboratorium komputer.
13.1.200 mahasiswa diberikan beasiswa Cerdas Wawonii dengan penyaluran di angka 6,5 miliar setiap tahun.
14.Peroleh Opini WTP pengelolaan keuangan daerah selama dua tahun berturut-turut yakni 2019-2020.

(Advertorial)

Pos terkait